Bianglala di Osaka Macet karena Tersambar Petir, 20 Turis Dievakuasi

Sebanyak 20 turis dievakuasi setelah bianglala raksasa di EXPOCITY, Kota Suita, Prefektur Osaka, Jepang, mendadak berhenti karena diduga terkena sambaran petir pada Selasa (26/11/2025).
Tidak ada laporan korban luka dalam insiden tersebut.
Dilaporkan NHK dan Kyodo News, wahana berhenti beroperasi sekitar pukul 17.40 waktu setempat setelah terjadi malfungsi sistem.
Peristiwa itu membuat pengunjung terjebak di dalam sembilan dari 72 gondola yang berada di lintasan tertinggi.
Proses Penyelamatan Berlangsung 9 Jam
Pengelola bersama pemadam kebakaran dikerahkan untuk menyelamatkan para penumpang yang terjebak.
Proses evakuasi berlangsung selama sekitar sembilan jam hingga seluruh penumpang berhasil dikeluarkan dengan aman.
Sebagian capsul gondola dapat diputar secara manual oleh staf agar perlahan turun ke titik aman, sementara beberapa penumpang lainnya dievakuasi menggunakan truk pemadam kebakaran dengan tangga khusus.
“Bianglala berhenti karena dugaan kerusakan sistem yang dipicu sambaran petir,” ujar pihak pengelola EXPOCITY, dikutip dari Kyodo News.
Tak tutup dam lakukan investigasi
Meski insiden berlangsung cukup lama, EXPOCITY tidak menutup seluruh kawasan rekreasi. Namun, wahana bianglala sementara dihentikan operasionalnya sambil menunggu pemeriksaan teknis.
Pihak pengelola menyatakan akan melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kerusakan serta meningkatkan standar keselamatan agar insiden serupa tidak terulang.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang