Gaikindo Berniat Revisi Target Penjualan Mobil Baru Setelah GJAW
Berbagai hambatan terus menghantui pasar mobil baru Indonesia. Hal itu membuat berbagai pihak menaruh banyak perhatian.
Tidak terkecuali Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Mereka berencana untuk merevisi target penjualan kendaraan roda empat anyar.
"Sampai dengan akhir tahun, kami akan revisi target. Tetapi saya pikir, kita tunggu dulu deh," ungkap Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo di GJAW 2025.
Menurut Jongkie, Gaikindo akan menggelar rapat dalam waktu dekat. Mereka ingin menghimpun banyak masukan.

Apakah mereka memerlukan revisi target penjualan mobil baru atau tidak. Kemudian menentukan angka yang ideal.
"Selesai GJAW 2025, kita bakal kumpul dengan para anggota untuk menentukan target penjualan 2025 ini ke arah mana," lanjut Jongkie.
Meski begitu, Gaikindo belum mau membocorkan berapa perkiraan angka penjualan mobil baru sampai akhir tahun.
Mereka masih memantau bagaimana kondisi pasar. Lalu melihat situasi ekonomi sampai akhir tahun nanti.
"Jadi angkanya belum ditentukan, semua anggota kan punya suara," Jongkie menegaskan.
Sekadar mengingatkan, per Oktober 2025 angka penjualan mobil baru di dalam negeri adalah 660 ribu unit.
Artinya untuk mencapai target, penjualan masing-masing November dan Desember harus mampu menyentuh 95 ribu unit.
Harapan Besar di GJAW 2025
Di sisi lain Gaikindo berharap penjualan mobil baru bisa bergairah, sebab saat ini tengah diselenggarakan GJAW 2025.
Dalam kesempatan kali ini, GJAW 2025 fokus pada program penjualan yang dapat memudahkan konsumen saat beli kendaraan.
Pameran juga didukung kehadiran berbagai leasing atau pembiayaan dengan berbagai paket kredit atraktif.
Selain itu ada beragam mobil baru meramaikan GJAW 2025. Mulai dari Changan Lumin EV, Deepal SO7 sampai Toyota Veloz Hybrid.
Tidak ketinggalan varian terbaru dari Chery J6 yaitu J6T dengan banderol Rp 500 jutaan. Sedangkan sub mereknya, Jetour mengumumkan harga resmi T2 mesin bensin.

Seluruh produk di atas, diharapkan mampu menstimulus masyarakat untuk berbelanja kendaraan baru selama GJAW 2025.
Jadi patut ditunggu bagaimana efektivitas penyelenggaraan GJAW 2025, untuk mendongkrak penjualan mobil baru.
Sehingga dapat membantu Gaikindo, guna mencapai target yang mereka tentukan nantinya.