Pembuat PUBG Investasi AI Besar-besaran, Karyawan Diminta Resign Sukarela

PUBG, resign, Pembuat PUBG Investasi AI Besar-besaran, Karyawan Diminta Resign Sukarela

Penerbit game asal Korea Selatan, Krafton mengumumkan rencana perusahaan yang akan menjadi "AI-First". Artinya, perusahaan ini akan fokus pada implementasi AI besar-besaran.

Pembuat game PUBG dan Subnautica 2 tersebut akan menggelontorkan investasi 130 miliar Korea Won (sekitar Rp 1,4 triliun) untuk adopsi infrastruktur agentic AI.

Agentic AI adalah sistem kecerdasan buatan/artificial intelligence (AI) yang bisa bertindak secara otonom dan intervensi manusia yang minimal. Infrastruktur AI ini akan direalisasikan tahun 2026.

Di saat yang bersamaan dengan rencana adopsi agentic AI, Krafton juga membuka program pengunduran diri (resign) secara sukarela untuk karyawan domestik, sebagaimana dilaporkan Business Korea.

Kayawan yang bersedia resign akan mendapatkan paket pesangon sesuai masa kerja. Paket paling rendah akan diberikan bagi karyawan yang bekerja satu tahun atau kurang. Mereka akan mendapatkan paket 6 kali gaji.

Sementara paket tertinggi akan diberikan untuk karyawan dengan masa kerja lebih dari 11 tahun, yakni akan mendapatkan paket hingga 36 kali gaji.

Selain menawarkan resign sukarela, Krafton juga membekukan perekrutan karyawan baru.

CFO Krafton, Bae Dong-geun telah memberi tahu investor bahwa perekrutan hanya akan dilakukan untuk divisi yang mengembangkan kekayaan intelektual orisinal dan yang berkutat dengan AI saja

Hal ini menunjukkan komitmen Krafton sebagai perusahaan yang mengutamakan AI. Namun, di sisi lain, Krafton seolah ingin memangkas ongkos pegawai dengan mengalihkannya ke AI.

Kendati demikian, seorang perwakilan Krafton membantah hal tersebut. Ia mengatakan bahwa program pengunduran diri bukan upaya pengurangan tenaga kerja, tapi mendukung anggota dalam memutuskan secara mandiri apakah "akan melanjutkan arah perubahan", yang mana dalam hal ini adalah adopsi AI gencar-gencaran.

"Tujuan utamanya adalah untuk mendukung anggota (karyawan) agar secara proaktif merancang arah perubahan mereka dan menghadapi tantangan baru, baik dari dalam dan luar perusahaan di tengah era transformasi AI," jelas perwakilan Krafton kepada Business Korea, dirangkum KompasTekno dari PC Gamer.

Perjudian AI

PUBG, resign, Pembuat PUBG Investasi AI Besar-besaran, Karyawan Diminta Resign Sukarela

Ilustrasi teknologi AI (Artificial Intelligence) gantikan peran manusia dalam sektor pekerjaan.

Belakangan, AI kerap menjadi dalih perusahaan untuk menjustifikasi PHK massal. Di sisi lain, adopsi AI besar-besaran juga ibarat perjudian, karena sejauh ini belum ada laporan apakah pemangkasan karyawan sebanding dengan adopsi AI.

Sebelum Krafton, penerbit game Electronics Arts (EA) juga mengimbau karyawannya untuk aktif menggunakan AI, termasuk kursus pelatihan AI, menggunakan chatbot internal bernama ReefGPT, dan otomatisasi secara menyeluruh.

Dalam beberapa hal, AI diklaim bisa mengoptimalkan pekerjaan menjadi lebih efisien. Misalnya, meninjau dan meringkas feedback dari ratusan penguji game.

Namun, untuk beberapa hal lainnya, AI justru menambah pekerjaan. Menurut laporan Business Insider, chatbot ReefGPT rentan berhalusinasi dan menulis kode buruk yang harus diperbaiki. Sehingga, karyawan harus mengecek ulang dan memperbaikinya. 

Hal itu sejalan dengan laporan dari Upwork, yang menyebut bahwa 77 persen pekerja melaporkan bahwa alat AI menambah beban kerja mereka.

Terlepas dari laporan dan keluhan tersebut, perkembangan teknologi, seperti AI adalah sebuah keniscayaan. Para investor bertaruh besar terhadap teknologi ini. Diperkirakan, sebanyak 87 persen pengembang game sudah mengadopsinya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.