Kata Martinez soal Timnas Portugal Lebih Ganas tanpa Ronaldo
Pelatih Timnas Portugal, Roberto Martinez, memberikan jawaban tegas usai timnya menghajar Armenia 9-1 tanpa kehadiran Cristiano Ronaldo yang sedang menjalani hukuman larangan bermain.
Portugal memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah menang telak di Porto dan mengunci posisi puncak Grup F. Di laga ini, Bruno Fernandes tampil menggila dengan mencetak hattrick, dua di antaranya dari titik putih. Gelandang PSG Joao Neves juga tak kalah gemilang dan ikut menyumbang tiga gol.
Renato Veiga, Goncalo Ramos, dan Francisco Conceicao menambah daftar pencetak gol dalam kemenangan besar tersebut. Armenia sempat menyamakan skor lewat Eduard Spertsyan, tetapi setelah itu Portugal tampil tanpa ampun.
Ronaldo sendiri absen setelah dikartu merah saat Portugal kalah mengejutkan 0-2 dari Irlandia pekan lalu. Mega bintang berusia 39 tahun itu masih memegang status sebagai top skor sepanjang masa Portugal dengan 143 gol dari 226 pertandingan.
Meski sudah meraih gelar Euro 2016 dan dua trofi Nations League, Piala Dunia masih menjadi satu-satunya gelar yang belum pernah diraih Ronaldo. Ia juga mengonfirmasi bahwa Piala Dunia 2026 kemungkinan besar akan menjadi yang terakhir dalam kariernya.
Usai kemenangan besar tanpa Ronaldo, Martinez mendapat pertanyaan sensitif: apakah Portugal justru tampil lebih baik tanpa sang kapten? Mantan pelatih Everton itu langsung menepis anggapan tersebut.
“Kami jauh lebih baik dengan Ronaldo, juga dengan Nuno Mendes dan Pedro Neto,” tegas Martinez.
“Sepak bola adalah soal menghadapi kesalahan dan tantangan. Jika ada pemain yang absen, kami harus menemukan cara untuk menang. Tapi kuncinya tetap satu: semua pemain penting harus tersedia.”
Ronaldo kemudian memberikan respons singkat lewat media sosial setelah Portugal memastikan tiket ke Piala Dunia. “Kami lolos ke Piala Dunia! Vamos, Portugal!” tulis peraih lima Ballon d’Or tersebut.
Turnamen tahun depan akan menjadi Piala Dunia keenam bagi Ronaldo, sebuah rekor historis bagi pemain yang sudah menghiasi panggung sepak bola dunia selama lebih dari dua dekade.