Kata Witan Sulaeman soal Kembali Dipanggil Timnas Setelah Lama Absen

John Herdman, Timnas Indonesia, Persik Kediri, Kata Witan Sulaeman soal Kembali Dipanggil Timnas Setelah Lama Absen

Winger Persija Jakarta, Witan Sulaeman, bersyukur kembali mendapatkan panggilan dari Timnas Indonesia.

Dia mengungkapkan pemanggilan ini memacunya untuk bekerja lebih keras di lapangan agar bisa terpilih membela skuad Garuda di bawah asuhan pelatih John Herdman.

Witan menjadi satu dari empat pemain Macan Kemayoran yang mendapat panggilan untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) jelang FIFA Matchday Juni mendatang.

Tiga pemain lainnya adalah Shayne Pattynama, Fajar Fathurrahman, dan Eksel Runtukahu.

Pemanggilan ini menjadi yang pertama setelah satu setengah tahun lamanya Witan tak dilirik membela tim Merah Putih.

Lama Absen

Terakhir kali pemain 24 tahun berkostum Timnas Indonesia pada November 2024 silam pada ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Witan bermain 14 menit pada pertandingan kandang kontra Jepang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 15 November 2024.

Namun, dia menjadi pemain tak terpakai pada laga kontra Arab Saudi di lokasi yang sama, empat hari kemudian.

Itu menjadi momen terakhir Witan bersama skuad Garuda sebelum akhirnya kembali mendapatkan panggilan pada Mei 2026 ini.

Eks pemain AS Trencin ini pun menyambutnya dengan antusias dan rasa syukur.

Dia pun bertekad untuk menunjukkan kemampuan terbaik demi bisa mengenakan lagi lambang Garuda di dada.

"Tentunya saya sangat bersyukur sekali dan juga saya sangat bangga sekali bisa dapat panggilan lagi ke Tim Nasional," kata Witan selepas laga kontra Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (16/5/2026).

"Artinya saya juga harus lebih kerja keras lagi, saya harus menunjukkan kemampuan saya kepada pelatih yang baru ini."

"Semoga saya bisa menunjukkan itu dan semoga saya bisa bermain di Tim Nasional lagi," harapnya.

John Herdman, Timnas Indonesia, Persik Kediri, Kata Witan Sulaeman soal Kembali Dipanggil Timnas Setelah Lama Absen

Penyerang timnas U23 Indonesia, Witan Sulaeman, dalam sesi konferensi pers jelang laga semifinal Piala Asia U23 melawan Uzbekistan yang akan berlangsung besok Senin (28/4/2024).

Tetap Berkontribusi

Sepanjang Super League 2025-2026, Witan sebenarnya tak mendapatkan banyak waktu bermain.

Namun, di tengah minimnya jatah bermain bersama Macan Kemayoran, dia tetap mampu berkontribusi kepada tim.

Dari total 855 menit selama 18 laga bersama Persija musim ini, pemain asal Palu itu menciptakan satu gol dan empat assist.

Salah satu assist yang ditorehkannya hadir pada laga kontra Persik Kediri.

Dia menjadi pengumpan bagi gol ketiga Macan Kemayoran yang dicetak oleh Gustavo Almeida.

Witan pun mempersembahkan kemenangan ini untuk para suporter setianya, The Jakmania, yang harus menahan kecewa melihat timnya kembali gagal menjadi juara liga di musim ini.

"Alhamdulillah kami bisa memenangkan tiga poin di Kediri ini," ujar Witan.

"Tentunya, ini hasil yang kami inginkan dan tentunya ini juga untuk kemenangan ini untuk fan kami, yaitu The Jakmania," ungkap dia.

Pada laga Persik Kediri vs Persija Jakarta di pekan ke-33 Super League 2025-2026, tim asuhan Mauricio Souza sukses memenangkan pertandingan dengan skor 3-1.

Sempat tertinggal lebih dulu setelah tuan rumah membuka keunggulan di menit ke-24 melalui tandukan Jose Enrique, Macan Kemayoran mampu bangkit dalam tempo singkat.

Tiga gol dilesakkan ke gawang Macan Putih berkat sumbangan gol Rayhan Hannan (26') dan dwigol Gustavo Almeida (64' dan 66').

Tiga poin dari laga ini berarti istimewa lantaran mengantarkan Persija memecahkan rekor poin terbanyak yang pernah mereka raih sejak era Liga 1 dimulai pada 2017 silam.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang