Honda Bikers Day 2025 Disambangi 32 Ribu Rider Tanah Air
Honda Bikers Day 2025 (HBD 2025), kembali menjadi ajang pertemuan para pengguna sepeda motor berlambang sayap mengepak (15/11).
Bertempat di lapangan Yonif Raider 303 Cikajang, Garut, Jawa Barat, sebanyak 20.464 pemotor ikut serta. Terdahulu rangkaian HBD berhasil mengumpulkan 10 ribu lebih rider Honda.
Pertama kali digelar pada 2009, HBD selalu mendapat respon positif dari masyarakat. Terkhusus para pengguna motor Honda.
Menggunakan konsep festival, acara ini bukan sekadar kumpul bareng. Namun banyak aktivitas yang berkontribusi pada ekonomi daerah.

“HBD telah menjadi acara tahunan yang mendapat ruang khusus di hati pencinta sepeda motor. Tahun ini kami bangga karena semangat itu terasa kuat di Garut,” ujar Andy Wijaya, General Manager Marketing Planning & Analysis Astra Honda Motor (AHM) pada sesi konferensi pers.
HBD 2025 diselenggarakan di empat pulau besar Indonesia. Dimulai dari Istana Maimun, Medan (11 Oktober) dihadiri 1.567 bikers wilayah Sumatera.
Dilanjutkan dengan HBD Kalimantan di Dome Balikpapan (25 Oktober) yang disambut antusias 5.857 bikers. HBD Sulawesi di Lapangan KONI Manado (1 November) 4.485 pecinta sepeda motor Honda.
Antusiasme masyarakat dan para bikers di setiap wilayah begitu tinggi. Bahkan pada puncak acara HBD 205, disambangi peserta dari luar pulau Jawa.
Tahun ini HBD menampilkan kegiatan baru seperti kompetisi esport dan K-Pop. Lalu tidak ketinggalan talkshow bersama HBD founder.
Puncak acara HBD 2025 diselenggarakan oleh diler DAM (Daya Adicipta Motora). Diikuti kegiatan sosial berupa bantuan mesin air minum isi ulang kepada Yayasan Darul Azkia Cikajang, Garut.
Acara tersebut juga melibatkan banyak UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) lokal. Sehingga bisa memberikan manfaat ekonomis dari riuhnya acara HBD 2025.

Seperti HBD pada tahun terdahulu, disertakan ajang Honda Modif Contest (HMC) Final Battle. Puluhan motor modifikasi menghiasi dan memperebutkan gelar National Championship.
Honda Bikers Day sudah terlaksana sebanyak 14 kali mulai dari Pangandaran (2009), Kiara Payung (2010), Bromo (2011), Prambanan (2012), Tanjung Tum (2013), Pantai Pandawa (2014), Pacitan (2015), Banyuwangi (2016).
Kemudian berlanjut di Yogyakarta (2017), Pangandaran (2018), Ambarawa (2019), Malang (2023), Klaten (2024) hingga Garut (2025).