Cedera Bahu Belum Pulih, Marc Marquez Pastikan Absen di Tes Valencia tapi...
Juara dunia MotoGP tujuh kali, Marc Marquez memastikan dirinya tidak akan ambil bagian dalam tes pascamusim di Valencia akibat cedera bahu yang dialaminya sejak kecelakaan di Sirkuit Mandalika. Meski begitu, pembalap Spanyol itu menegaskan absen dari sesi tersebut tidak akan memengaruhi performanya di musim 2026.
Marquez mengalami patah tulang korakoid dan kerusakan ligamen pada bahu kanan setelah terlibat insiden dengan Marco Bezzecchi di lap pembuka Grand Prix Indonesia pada September lalu. Cedera itu membuatnya harus menutup musim lebih awal dan absen di empat seri terakhir 2025.
Dalam penampilan publik perdananya setelah kecelakaan, di acara sponsor Estrella Galicia di Madrid, Marquez mengatakan bahwa fokus utamanya saat ini adalah pemulihan fisik, bukan kehilangan waktu di lintasan.
“Sejak saya terjatuh, saya tahu ada yang salah dengan bahu saya. Saya mengenal tubuh saya karena sudah sering mengalami kecelakaan,” ucap Marquez dalam keterangannya yang dikutip dari motorsport.
Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez
Marquez mengaku sempat tenang setelah insiden di Indonesia, namun tetap khawatir soal masa depannya. Ia menuturkan, dokter meyakinkan dirinya bahwa jika proses pemulihan berjalan sesuai rencana, maka kondisinya akan baik-baik saja.
“Apakah saya bisa kompetitif pada 2026 nanti akan bergantung pada kondisi fisik saya, bukan karena saya melewatkan satu balapan atau tidak ikut tes di Valencia,” kata Marquez.
“Belum bisa dipastikan apakah saya akan turun di tes Sepang, tapi saya berharap bisa kembali menunggangi motor lebih cepat. Saat ini saya menghormati jadwal pemulihan, dan sejauh ini semuanya berjalan baik,” sambungnya.
Pada awalnya, tim medis Marquez memilih perawatan konservatif tanpa operasi, dengan harapan sang pembalap bisa pulih sepenuhnya. Namun setelah satu minggu, kondisi bahunya belum menunjukkan tanda-tanda stabil, sehingga dokter memutuskan untuk melakukan operasi pada Oktober lalu.
Ketika menceritakan kembali masa-masa setelah kecelakaan, Marquez menegaskan cedera tersebut tidak akan menimbulkan dampak permanen.
“Ketika saya tiba di Madrid, mereka baru benar-benar melihat sejauh apa cedera itu. Mereka memperingatkan bahwa prosesnya akan lama karena melibatkan ligamen dan tulang. Awalnya kami memilih tanpa operasi, tetapi setelah pembengkakan mereda, saya bangun dengan tulang selangka bergeser. Akhirnya mereka memutuskan untuk mengoperasi, dan sekarang saya tinggal menghormati waktu pemulihan. Tidak akan ada efek jangka panjang,” beber Marquez,
Marquez juga menyinggung soal kondisi bahunya yang masih memiliki sekrup patah, sisa dari kecelakaan parah di Jerez pada 2020 yang sempat membuatnya menjalani empat kali operasi.
Ia mengungkapkan bahwa hal itu merupakan bagian dari masa lalunya dan hanya dirinya bersama tim dokter yang mengetahui kondisi sebenarnya dari lengannya.
Dengan absennya dari tes Valencia, Marquez baru akan menjajal motor Ducati 2026 paling cepat pada Februari mendatang, menjelang tes pramusim di Sepang, Malaysia.