Video Kepanikan Usai Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Siswi: Astaghfirullah Tangan Gemeter
Sebuah ledakan terjadi di lingkungan SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara Jumat siang 7 November 2025. Berdasarkan keterangan saksi, guru Matematika SMAN 72 Jakarta, Budi Laksono, kejadian itu terjadi saat berlangsungnya salat jumat yang diikuti para siswa dan guru di aula sekolah.
Ketika Khotbah berlangsung, kata Budi, tiba-tiba terdengar suara ledakan cukup keras dari arah belakang aula. Ledakan menyebabkan kepanikan dan menciptakan asap tebal di lokasi kejadian. Akibat kejadian ini, kegiatan belajar mengajar di sekolah untuk sementara dihentikan.
Menyusul dengan insiden tersebut, video kepanikan siswa SMA 72 Jakarta viral di media sosial. Dalam video yang direkam dari lantai dua sekolah tersebut, seorang siswi sempat terdengar panik melihat kerumunan siswa yang ada di lapangan sekolah.
”Woy woy kenapa tuh. Sumpah sumpah kenapa sih?,” demikian suara siswi tersebut dikutip dari akun TikTok @keluargaberencana2012.
Siswi tersebut juga mengungkap bahwa dirinya sempat mendengar adanya suara ledakan besar. Dirinya sendiri sempat shock hingga membuat tangannya gemetaran.
”Gue dari belakang suaranya gede banget tuh sumpah. Gemeteran tangan gue,” kata dia.
Dirinya juga terlihat semakin panik saat melihat dua orang temanya yang membopong teman lainnya. Sementara terdengar juga suara teriakan dari anak-anak sekolah dari lantai bawah.
”Itu siapa, astaghfirullah haladzim tangan gue gemeter,” kata dia.
Menyusul dengan insiden ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading Jakarta Utara, Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Asep Edi Suheri mengatakan total ada 54 orang menjadi korban.
"Data sementara korban ada 54 orang," katanya, Jumat, 7 November 2025.
Dari jumlah itu, ada yang menderita luka sedang, ringan, namun ada juga yang sudah dipulangkan dari rumah sakit (RS). Mereka ada yang menderita luka bakar, terkena serpihan, hingga terkena benda-benda kecil.
"Ada yang luka ringan, sedang, dan ada yang sudah pulang," katanya.
Adapun para korban dirawat di RS Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, dan RS Islam Cempaka Putih. Polisi pun telah membuat posko di RS tersebut terkait kejadian ini.
Video TikTok: https://www.tiktok.com/@apaajaboleh2012/video...