FAM Terkejut Banding Ditolak FIFA, Siap Lanjutkan Proses ke CAS
FIFA telah menolak banding FAM terkait kasus naturalisasi pemain Timnas Malaysia. Keputusan itu mengejutkan FAM.
Pada Senin (3/11/2025), FIFA menyatakan mereka tetap pada keputusan awal yakni memberikan hukuman kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain naturalisasi bersangkutan.
Seperti diketahui, pada 26 September 2025 silam, FAM dinilai melanggar pasal 22 Pasal 22 Kode Disiplin FIFA (FDC) terkait pemalsuan dokumen.
Kasus dugaan pemalsuan dokumen menyangkut tujuh pemain naturalisasi, yakni Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, dan Rodrigo Julian Holgado.
Nama lain yang terseret adalah Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.
FIFA menegaskan bahwa hukuman tetap berlaku untuk FAM. Atas pelanggaran ini, FAM diminta membayar dendasebesar 350.000 franc Swiss (CHF), yang setara dengan sekitar Rp 7,23 miliar.
Ketujuh pemain yang terlibat dalam kasus ini, yaitu Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano, masing-masing dikenakan denda sebesar 2.000 CHF (sekitar Rp 41,3 juta).
Pemain-pemain tersebut juga dilarang terlibat dalam aktivitas sepak bola selama 12 bulan.
Pemain Timnas Malaysia, Facundo Tomas Garces, menjadi salah satu pemain naturalisasi bermasalah yang turun dalam laga Malaysia vs Vietnam di putaran ketiga Kualifikasi Piala Asia 2027 pada 10 Juni 2025.(Photo by Mohd RASFAN / AFP)
FAM Menyusun Langkah Selanjutnya
Keputusan FIFA menolak banding di luar dugaan FAM. Kini, FAM siap menyusun langkah untuk membawa perkara ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
FAM memang diberi waktu sepuluh hari oleh FIFA untuk meminta salinan lengkap dari keputusan terbaru FIFA.
Setelahnya, pihak-pihak yang terkait memiliki waktu 21 hari untuk mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
“FAM telah menerima keputusan dari FIFA yang menolak banding kami,” kata pelaksana tugas Presiden FAM, Datuk Yusoff Mahadi, dilansir dari New Straits Times.
“FAM akan mengirim surat kepada FIFA untuk mendapatkan rincian lengkap dan alasan tertulis di balik keputusan tersebut sebelum mengambil langkah selanjutnya untuk mengajukan banding ke CAS.”
"Ini adalah pertama kalinya FAM menghadapi situasi seperti ini, dan para pengacara serta manajemen kami sangat terkejut dengan keputusan tersebut," ujarnya.
“Kendati demikian, FAM akan tetap teguh dalam memperjuangkan hak-hak pemain dan kepentingan sepak bola Malaysia di tingkat internasional,” tutur Datuk Yusoff Mahadi menjelaskan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.