Film Pengin Hijrah Bikin Mendiktisaintek Brian Yuliarto Terkesan
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto memberikan apresiasi tinggi untuk film drama religi berjudul Pengin Hijrah. Film produksi Multi Buana Kreasindo karya Jastis Arimba ini disebut-sebut membawa banyak pelajaran berharga, khususnya bagi kalangan mahasiswa di Indonesia.
Brian Yuliarto menyempatkan diri menghadiri acara nonton bareng (nobar) hari pertama penayangan film Pengin Hijrah di XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat, baru-baru ini. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
Usai nobar, Brian Yuliarto menilai bahwa film Pengin Hijrah berhasil menangkap esensi perjuangan anak muda dalam menghadapi berbagai persoalan hidup. Alur ceritanya dinilai sangat relevan dengan dinamika kehidupan mahasiswa.
"Filmnya sangat baik dengan latar cerita mahasiswa. Jadi sangat relevan dengan kisah mahasiswa. Pelajaran dan hikmahnya sangat banyak," ujar Brian.

Ia melanjutkan, kehidupan mahasiswa tentu tidak lepas dari tantangan dan masalah, baik yang menyangkut latar belakang maupun pertemanan.
"Di mana namanya kehidupan, namanya mahasiswa, tentu akan menghadapi berbagai masalah, mulai masalah latar belakang, hingga pertemanan," lanjutnya.
Menurut Mendiktisaintek, kisah perjuangan dalam film inilah yang menjadi pesan utama Pengin Hijrah. Ia menekankan agar mahasiswa tidak mudah menyerah mengejar impian.
"Yang penting, di film ini bagaimana mahasiswa dan mahasiswi jangan mudah menyerah, terus dikejar cita-citanya, bagaimana memiliki teman-teman yang baik, dan juga didukung doa," tutur Brian.
Brian Yuliarto juga menambahkan, setiap langkah menuju perubahan yang lebih baik atau berhijrah, pasti akan disertai dengan cobaan. Namun, ia mengingatkan, di baliknya selalu ada keberkahan yang menanti.
"Ketika setiap mahasiswa ingin mengejar, menuju kebaikan, pasti ada ujian tapi ada keberkahan. Silakan menonton film yang menarik ini. Semoga semangat, sehingga bisa terus mengejar cita-cita," tutupnya.
Film Pengin Hijrah menceritakan perjalanan anak muda dalam memahami makna hijrah yang sesungguhnya. Uniknya, film yang dibintangi oleh Steffi Zamora, Endy Arfian, Daffa Wardhana, Karina Suwandi, dan Nadzira Shafa ini menjadi film Indonesia pertama yang syuting di Uzbekistan.
Tim produksi mengambil lokasi syuting di tiga kota bersejarah di Uzbekistan, yaitu Toshkent, Samarkand, dan Bukhara. Kompleks makam Imam Bukhari diyakini menjadi inspirasi utama cerita film tersebut. Film Pengin Hijrah sudah bisa disaksikan di bioskop sejak 30 Oktober 2025.