Warga Relokasi Cikande Ingin Dekontaminasi Cepat Selesai agar Bisa Pulang ke Rumah
Warga Kampung Barengkok, Desa Sukatani, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten, kini masih beradaptasi di tempat relokasi sementara.
Mereka terpaksa meninggalkan rumah setelah kawasan tempat tinggalnya masuk dalam zona dekontaminasi akibat paparan radionuklida Cesium-137.
Meski dijamin sementara oleh pemerintah, sebagian besar warga berharap proses ini cepat selesai agar bisa segera pulang ke rumah masing-masing.
Warga Mulai Menyesuaikan Diri di Tempat Relokasi
Salah satu warga, Bena, mengaku masih menyesuaikan diri setelah direlokasi bersama dua anggota keluarganya.
Ia dan keluarga menjalani pemeriksaan kesehatan serta pemantauan rutin sebelum diizinkan kembali ke rumah.
“Pengennya jangan lama-lama. Dikasih tahu sebulan, tapi maunya jangan sampai sebulan,” kata Bena saat ditemui di Puskesmas Cikande, Rabu.
Sebelum dipindahkan, Bena dan keluarganya menjalani pemeriksaan medis, termasuk pengambilan sampel darah serta dekontaminasi pada pakaian dan barang yang menempel di tubuh.
“Baru diambil darahnya doang, kalau obatnya belum ada,” ujarnya.
Pemerintah sebelumnya memasang garis kuning dan stiker bahaya radiasi di beberapa rumah warga di Kampung Barengkok dan Sadang sebagai tanda zona berbahaya.
Total ada 19 kepala keluarga yang dievakuasi serentak dari dua wilayah tersebut.
“Itu keputusan bersama. Kalau nggak ikut, nanti sendirian di rumah,” ujar Bena.
Harapan Segera Pulang, Meski Sudah Dapat Bantuan
Meski sudah menerima bantuan sembako dan dana sementara, warga tetap khawatir harus berlama-lama meninggalkan rumah.
“Kita juga butuh makan, jadi dikasih dana sementara sama sembako. Tapi ya pengennya cepat pulang,” kata Bena.
Bena, yang bekerja di pabrik makanan olahan di kawasan Cikande, bahkan harus mengambil izin kerja untuk menjalani proses relokasi dan pemeriksaan.
“Izin hari ini, besoknya masuk lagi,” ucapnya.
Ia menuturkan, pemeriksaan medis dilakukan menyeluruh terhadap warga, termasuk anak-anak.
“Anak juga diambil darahnya, nangis sih, tapi nggak lama-lama,” katanya.
Selain itu, tim gabungan dari pemerintah dan aparat juga melakukan pendekatan persuasif agar warga bersedia direlokasi demi keselamatan bersama.
Masyarakat yang akan direlokasi menjalani cek kesehatan di Puskesmas Cikande, Serang, Rabu (22/10/2025).
Pemerintah Pastikan Relokasi Bersifat Sementara
Pemerintah menegaskan bahwa langkah relokasi warga Cikande bersifat sementara, hingga area terdampak radiasi dinyatakan benar-benar aman.
Proses dekontaminasi akibat paparan radioaktif Cesium-137 ditargetkan selesai dalam waktu dua pekan.
Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Rasio Ridho Sani, menyatakan langkah cepat dilakukan untuk memastikan keselamatan warga.
langkah ini kita lakukan untuk memastikan kesehatan dan keselamatan masyarakat. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk bekerja cepat dan menjaga keamanan publik,” katanya.
Rasio menjelaskan bahwa pemerintah telah memulai relokasi sementara terhadap 19 keluarga atau 64 jiwa yang tinggal di zona merah paparan Cesium-137.
Proses dekontaminasi melibatkan tim lintas lembaga, termasuk BRIN, Bapeten, KBRN Gegana Brimob, Nubika Zeni TNI AD, serta KLHK.
Sebagai bentuk perhatian sosial, Rasio juga menyerahkan bantuan sembako kepada warga terdampak untuk meringankan beban mereka selama masa dekontaminasi berlangsung.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.