Museum Louvre Ada di Mana? Ini Lokasi dan Koleksi Terkenalnya

Museum Louvre menjadi salah satu destinasi paling terkenal di dunia, tempat di mana sejarah, seni, dan arsitektur berpadu menjadi satu suguhan menakjubkan.
Setiap tahun, jutaan wisatawan datang untuk menyaksikan karya-karya yang tak ternilai, termasuk lukisan Monalisa yang legendaris.
Bagi banyak orang, Louvre bukan sekadar museum. Tempat ini adalah simbol kebudayaan Eropa dan kebanggan warga Paris.
Bentuk bangunanya yang khas, dengan piramida kaca di tengah pelataran, menjadikannya salah satu ikon visual paling dikenal di dunia modern saat ini.
Lalu, di manakah lokasi Museum Louvre dan apa saja koleksi terkenal dari museum ini? Simak selengkapnya di bawah ini!
Lokasi Museum Louvre
Setiap tahunnya, jutaan wisatawan dari berbagai belahan dunia mengunjungi Museum Louvre.
Museum Louvre berlokasi di pusat Kota Paris, Prancis, tepatnya di Rue de Rivoli, arrondissement ke-1.
Area ini dikelilingi tempat bersejarah lain seperti Taman Tuileries, Sungai Seine, Palais Royal.
Lokasinya yang strategis membuat Louvre mudah dijangkau menggunakan moda transportasi publik.
Seperti dilansir dari laman resmi Louvre, wisatawan dapat menaiki Metro Paris jalur 1 dan turun di Stasiun Palais Royal, lalu berjalan sebentar untuk sampai ke area pintu masuk utama, yaitu piramida kaca rancangan arsitek I. M. Pei yang merupakan simbol museum ini.
Koleksi Museum Louvre
Lukisan Monalisa masih menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke Museum Louvre.
Awalnya, bangunan Louvre dibangun sebagai benteng pertahanan pada abad ke-12 oleh Raja Philippe II.
Seiring berjalannya waktu, istana ini bertransformasi menjadi pusat seni yang menampung koleksi raja dan bangsawan Prancis.
Hingga akhirnya, setelah Revolusi Prancis tahun 1793, Louvre resmi dibuka untuk umum sebagai museum nasional.
Kini, Museum Louvre menjadi rumah bagi lebi dari 380.000 artefak dan sekitar 35.000 karya seni yang dipamerkan.
Inilah deretan koleksi paling terkenal di Louvre Museum yang menjadi incaran para wisatawan.
Lukisan Monalisa
Tak bisa dipungkiri, Monalisa menjadi alasan utama mengapa para wisatawan dunia datang ke Museum Louvre.
Lukisan karya Leonardo da Vinci ini mencuri perhatian bukan hanya karena senyum misteriusnya, namun juga karena teknik yang digunakan Leonardo da Vinci untuk menciptakan gradasi lembut di wajah lukisannya.
Venus de Milo
Karya marmer ini menggambarkan Dewi Aphrodite, dewi cinta dan kecantikan dalam mitologi Yunani.
Patung setinggi dua meter ini ditemukan di Pulau Milos pada 1820, dan kini menjadi salah satu ikon koleksi Museum Louvre paling terkenal.
The Winged Victory of Samothrace
Patung marmer berusia lebih dari 2.000 tahun ini menggambarkan Dewi Nike, dewi kemenangan, yang berdiri di atas haluan kapal.
Karya ini ditemukan di Pulau Samothrace dan menjadi simbol kekuatan serta keindahan seni Yunani.
Penempatan patung ini di puncak tangga besar Louvre, sehingga membuatnya tampak megah dan hidup.
The Croronation of Napoleon
Lukisan raksasa berukuran 10x6 meter ini menampilkan penobatan Napoleon Bonaparte sebagai kaisar pada 1804.
Karya monumental ini dipuji karena detailnya yang luar biasa dan komposisi yang dramatis.
Libery Leading the People
Karya ini menggambarkan semangat revolusi Prancis tahun 1830, dengan sosok perempuan bernama Marianne mengibarkan bendera tricolor sebagai lambar kebebasan.
Great Sphix of Tanis
Dari departemen antik Mesir, pengunjung dapat menemukan Great Sphix of Tanis, patung batu granit merah berukuran besar yang berasal dari abad ke-26 Sebelum Masehi (SM).
Mengunjungi Louvre tidak hanya tentang melihat koleksi seni. Pengalaman berkeliling di dalamnya seolah membawa pengunjung menjelajahi sejarah dunia.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.