Tantangan Menjalani LDR atau Hubungan Jarak Jauh, Tak Hanya Cemburu
Jarak kerap dianggap sebagai tantangan LDR (long distance relationships atau hubungan jarak jauh). Akan tetapi, ada beberapa tantangan yang juga bisa membuat banyak pasangan menyerah di tengah jalan.
Tantangan tersebut pun beragam, mulai dari keuangan sampai ekspektasi terhadap hubungan tersebut. Simak selengkapnya.
Tantangan menjalani LDR atau hubungan jarak jauh
1. Masalah finansial
Jarak kerap dianggap sebagai tantangan LDR (long distance relationships atau hubungan jarak jauh), padahal tidak demikian. Simak selengkapnya.
Peneliti kesehatan seksual dan reproduksi di University of Victoria, Anabelle Bernard Fournier, menuturkan, masalah finansial merupakan tantangan "unik" pertama yang bakal dihadapi oleh pasangan yang menjalin LDR.
"Masalah finansial adalah faktor yang jelas dialami oleh setiap pasangan yang LDR, baik itu biaya bahan bakar yang tinggi untuk berkendara jarak jauh maupun seringnya bepergian dengan pesawat," tulis Fournier dalam artikelnya di VeryWell Mind, dikutip Kamis (16/10/2025).
Saat menjalin LDR, sepasangan kekasih tidak hanya perlu berkomitmen terkait waktu, tapi juga keuangan.
Sebab, mereka harus mengeluarkan nominal dalam jumlah tertentu agar bisa bertemu. Belum lagi jika jaraknya cukup jauh sehingga salah satunya harus menginap.
Uang juga diperlukan untuk mereka berkencan dan melakukan ragam kegiatan lainnya sepanjang bertemu. Jika bertemu untuk waktu yang lama, tentu uang yang dikeluarkan akan lebih banyak.
"Pasangan yang menjalin LDR perlu menganggarkan biaya perjalanan, sama seperti biaya lainnya seperti untuk membeli makan, pakaian, dan lain-lain," ujar Fournier.
2. Batasan
Jarak kerap dianggap sebagai tantangan LDR (long distance relationships atau hubungan jarak jauh), padahal tidak demikian. Simak selengkapnya.
Batasan adalah elemen lain yang lebih sulit untuk dikelola. Kecemburuan bisa timbul pada pasangan yang menjalin LDR.
Misalnya adalah seseorang menjadi cemburu dengan teman-teman pasangannya karena mereka bisa menghabiskan banyak waktu dengan pasangannya.
3. Kecemburuan dan perselingkuhan
Jarak kerap dianggap sebagai tantangan LDR (long distance relationships atau hubungan jarak jauh), padahal tidak demikian. Simak selengkapnya.
"Ada juga risiko pasangan menjalin hubungan intim atau jatuh cinta dengan orang lain ketika kamu jauh," kata Fournier.
Berkaitan dengan batasan, kamu dan pasangan harus menetapkan batasan yang jelas guna mencegah kecemburuan dan perselingkuhan.
"Bersikap jujur dan memahami bahwa manusia memerlukan interaksi sosial secara tatap muka, akan sangat membantu dalam meredakan potensi masalah ini," ucap dia.
4. Ekspektasi dan realita
Jarak kerap dianggap sebagai tantangan LDR (long distance relationships atau hubungan jarak jauh), padahal tidak demikian. Simak selengkapnya.
Ketika menghabiskan waktu bersama pasangan setiap hari, atau setidaknya secara rutin, interaksi bakal seputar hal-hal yang biasa saja, seperti sakit, berbelanja, atau membersihkan gigi.
Dalam LDR, ada ekspektasi bahwa pertemuan tatap muka setelah sekian lama berpisah, akan menjadi sesuatu yang ajaib.
Namun, sering kali ekspektasi berbenturan dengan realita sehingga tidak semua yang diharapkan bakal terwujud atau terjadi ketika kamu akhirnya bertemu dengan pasangan.
"Ekspektasi yang tinggi ini sering membuat pasangan kecewa dan kesal karena waktu yang dihabiskan bersama, tidak seperti yang mereka bayangkan," tutup Fournier.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.