Top 6+ Kesalahan Skincare yang Bikin Flek Hitam di Wajah Makin Parah
Flek hitam (dark spot atau hiperpigmentasi) bisa semakin parah akibat kebiasaan menggunakan skincare yang salah.
Menurut dokter kulit bersertifikat dari Sanova Dermatology, dr. Mamina Turegano, butuh waktu sekitar satu hingga tiga bulan untuk mengurangi flek hitam.
“Namun, karena ingin hasil instan, banyak orang melakukan kesalahan yang justru membuat noda makin sulit hilang,” ujar Turegano, dilansir dari SELF Magazine, Jumat (10/10/2025).
Berikut beberapa kesalahan skincare yang memperparah flek hitam menurut para ahli.
Kebiasaan skincare yang bikin flek hitam makin parah
1. Menggabungkan terlalu banyak bahan aktif sekaligus
Mau menghilangkan flek hitam? Bisa jadi akibat kebiasaan skincare yang salah. Pakar ungkap kesalahan pakai skincare yang bikin flek hitam makin parah.
Kombinasi bahan aktif, seperti vitamin C, retinol, dan asam eksfoliasi (seperti AHA atau BHA), memang dapat membantu mencerahkan kulit. Namun, jika digunakan bersamaan, bahan-bahan tersebut dapat menyebabkan iritasi.
“Menggabungkan berbagai skincare dengan bahan aktif bukan berarti lebih baik,” kata Turegano.
Penggunaan berlapis bahan aktif dapat menimbulkan peradangan kulit yang justru memperburuk hiperpigmentasi.
Sebaiknya gunakan satu bahan aktif dalam satu waktu, misalnya vitamin C pada pagi hari dan retinol pada malam hari, atau sesuai kebutuhan kulit, agar kulit tetap tenang dan hasilnya optimal.
2. Mengobati flek tanpa mengatasi penyebabnya
Mau menghilangkan flek hitam? Bisa jadi akibat kebiasaan skincare yang salah. Pakar ungkap kesalahan pakai skincare yang bikin flek hitam makin parah.
Banyak orang fokus menghilangkan bekas jerawat tanpa menyembuhkan jerawat aktif yang masih muncul.
Padahal, selama jerawat masih meradang, kulit akan terus memproduksi melanin berlebih yang memicu flek baru.
“Kesalahan umum yang saya lihat adalah orang masih berjerawat, tapi hanya fokus pada bekasnya,” ujar Turegano.
Langkah terbaik adalah mengendalikan jerawat terlebih dahulu dengan perawatan yang sesuai, seperti menggunakan produk mengandung retinol, niacinamide, atau asam glikolat, sebelum berfokus pada pencerahan kulit.
3. Lupa pakai sunscreen dan reapply
Mau menghilangkan flek hitam? Bisa jadi akibat kebiasaan skincare yang salah. Pakar ungkap kesalahan pakai skincare yang bikin flek hitam makin parah.
Paparan sinar matahari merupakan pemicu terbesar terbentuknya flek hitam. Dokter kulit di MDCS Dermatology New York, dr. Brendan Camp menyebutkan, sinar ultraviolet (UV) merangsang produksi melanin yang memperdalam warna noda di wajah.
“Sunscreen (tabir surya) sangat penting bagi siapa pun yang memiliki masalah hiperpigmentasi,” ujar Camp.
Gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 dan aplikasikan ulang setiap dua jam, terutama jika beraktivitas di luar ruangan.
Produk dengan kandungan zinc oxide atau titanium dioxide juga dapat memberikan perlindungan tambahan.
4. Terlalu sering terpapar panas
Mau menghilangkan flek hitam? Bisa jadi akibat kebiasaan skincare yang salah. Pakar ungkap kesalahan pakai skincare yang bikin flek hitam makin parah.
Paparan panas dari sauna, mandi air panas, atau cuaca ekstrem bisa memperparah peradangan kulit.
Menurut Camp, suhu tinggi dapat meningkatkan aliran darah dan merangsang sel penghasil pigmen (melanosit) untuk bekerja lebih aktif.
Akibatnya, flek hitam yang sudah ada menjadi semakin jelas. Untuk mencegahnya, batasi waktu mandi air panas dan hindari paparan panas ekstrem terlalu lama.
Pilihlah suhu air yang hangat agar kulit tetap lembap dan tidak teriritasi.
5. Terlalu sering atau salah cara eksfoliasi
Mau menghilangkan flek hitam? Bisa jadi akibat kebiasaan skincare yang salah. Pakar ungkap kesalahan pakai skincare yang bikin flek hitam makin parah.
Eksfoliasi memang membantu mengangkat sel kulit mati dan mempercepat regenerasi kulit.
Namun, penggunaan yang berlebihan atau bahan yang terlalu keras bisa menyebabkan iritasi.
“Banyak orang mengira semakin keras menggosok, hasilnya akan makin cepat. Padahal hal ini justru menyebabkan mikrotrauma,” kata Turegano.
Gunakan eksfoliator kimia seperti AHA atau BHA maksimal dua kali seminggu. Hindari scrub kasar berbahan butiran garam atau batu apung yang dapat merusak lapisan pelindung kulit.
6. Salah mengenali jenis flek di wajah
Mau menghilangkan flek hitam? Bisa jadi akibat kebiasaan skincare yang salah. Pakar ungkap kesalahan pakai skincare yang bikin flek hitam makin parah.
Tidak semua noda gelap di wajah tergolong flek hitam. Turegano menyebutkan, ada perbedaan antara post-inflammatory hyperpigmentation (PIH) dan post-inflammatory erythema (PIE).
PIH muncul akibat kelebihan melanin dan biasanya berwarna coklat atau keabu-abuan, sedangkan PIE disebabkan oleh pembuluh darah rusak dan tampak kemerahan.
“Mengenali jenis flek penting agar kamu tahu perawatan apa yang tepat,” katanya.
Salah perawatan dapat memperlambat penyembuhan dan membuat warna kulit makin tidak merata.
Meski banyak produk menjanjikan hasil cepat, ia mengatakan, penyembuhan flek hitam membutuhkan waktu dan ketelatenan.
“Gunakan produk dengan bijak, lindungi kulit dari matahari, dan hindari langkah agresif,” imbaunya.
Dengan perawatan yang konsisten dan tepat, warna kulit bisa kembali cerah dan merata secara alami.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.