OpenAI Rilis Sora 2, Model AI Pembuat Video Realistis yang Paham Hukum Fisika

Induk ChatGPT, OpenAI, merilis model kecerdasan buatan terbarunya, Sora 2, pada Selasa (30/9/2025). Model kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) ini lebih canggih untuk membuat video dan audio.
CEO OpenAI, Sam Altman, mengatakan bahwa peluncuran Sora 2 merupakan momen besar yang bisa disejajarkan dengan kehadiran ChatGPT, tetapi kali ini untuk dunia kreativitas.
"Ada sesuatu yang menyenangkan dari proses membuat ide cepat berubah menjadi hasil nyata. Kreativitas bisa segera meledak, membawa peningkatan besar pada seni dan hiburan," kata bos ChatGPT di blog pribadinya.
Model AI Sora 2 dirilis bersamaan dengan aplikasi "media sosial" AI bernama Sora yang diluncurkan untuk iPhone.
Aplikasi ini sekilas mirip TikTok, dengan tampilan video pendek yang bisa digulir. Namun. ada satu perbedaan besar, yakni semua kontennya sepenuhnya dihasilkan oleh AI Sora.
Sora 2 diklaim lebih realistis
OpenAI kembali membuat gebrakan dengan meluncurkan Sora 2, model kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) terbaru dan lebih canggih untuk membuat video dan audio.
OpenAI merilis Sora generasi pertama pada awal Desember 2024. Selang 10 bulan, Sora 2 lahir.Menurut tim Sora, model AI Sora 2 datang dengan peningkatan yang jauh lebih signifikan. Salah satu keunggulan terbesarnya ada pada cara model ini memahami hukum fisika dalam dunia nyata.
Pada Sora generasi lama, objek video yang dihasilkan kadang tidak masuk akal, misalnya bola basket yang tiba-tiba "teleport" ke dalam ring meski gagal dilempar.
Kini, Sora 2 diklaim mampu membuat skenario lebih alami. Saat bola yang gagal masuk ring, maka bola akan memantul ke papan pantul atau jatuh sesuai gravitasi.
Kemampuan ini membuat hasil video bikinan Sora 2 terasa lebih realistis dan meyakinkan. OpenAI menunjukkan contoh-contoh hasil video bilinan Sora 2 yang beragam.
Mulai dari adegan pemain skateboard yang melakukan trik sulit, rutinitas senam yang detail, atlet figure skating yang melakukan trik dengan kucing, peselancar yang mendarat dengan gaya akrobatik, koboi menunggang dua kuda sekaligus, hingga video ala anime (animasi Jepang).
Selain lebih realistis secara fisik, Sora 2 juga jauh lebih baik dalam menjaga kontinuitas gambar dari awal hingga akhir video. Model ini mampu menghasilkan video berdurasi 10 detik yang stabil, tanpa distorsi atau perubahan bentuk objek yang sering menjadi kelemahan AI generatif.
Keunggulan lain yang cukup mencuri perhatian adalah kemampuan audio. Sora 2 tidak hanya menghasilkan visual, tetapi juga menambahkan suara latar, dialog, atau efek lingkungan yang sinkron dengan adegan.
Hasil video bikinan Sora 2 bisa ditonton lewat video di bawah ini.
Sora 2 is here. pic.twitter.com/hy95wDM5nB
— OpenAI (@OpenAI) September 30, 2025
pic.twitter.com/slDHXrQGso
— OpenAI (@OpenAI) September 30, 2025
pic.twitter.com/iosEjiWsqM
— OpenAI (@OpenAI) September 30, 2025
Aplikasi Sora mirip TikTok
Aplikasi Sora tersedia gratis di App Store untuk pengguna iPhone di AS dan Kanada.
Bersamaan dengan peluncuran model baru, OpenAI juga menghadirkan aplikasi sosial Sora.Aplikasi dengan nama lengkap Sora by OpenAI ini punya tampilan dan navigasi yang menyerupai TikTok, dengan feed video pendek vertikal dengan judul "For You". Di layar, pengguna juga dapat melihat username, caption, serta ikon hati, kolom komenar, dan fitur berbagi.
Namun, ada perbedaan mendasar, yakni semua konten di aplikasiini dibuat oleh AI dengan model Sora 2, bukan hasil rekaman kamera biasa. Pengguna bisa membuat video dengan memasukan prompt atau perintah teks.
Fitur paling unik adalah "cameos". Dengan mengunggah rekaman wajah dan suara sekali saja, pengguna bisa memasukkan diri mereka ke berbagai adegan buatan AI. Mulai dari konser musik, olahraga, dan lainnya.
Cameo ini juga bisa dibagikan ke teman, sehingga orang lain dapat membuat video dengan wajah kita, meski tetap dengan kendali penuh di tangan pemilik cameo.
This is the Sora app, powered by Sora 2.
Inside the app, you can create, remix, and bring yourself or your friends into the scene through cameos—all within a customizable feed designed just for Sora videos.
See inside the Sora app???? pic.twitter.com/GxzxdNZMYG
— OpenAI (@OpenAI) September 30, 2025
OpenAI menegaskan sistem keamanan menjadi prioritas utama. Figur publik tidak bisa digunakan tanpa izin resmi, konten eksplisit tidak akan diproses, dan tersedia kontrol orangtua untuk pengguna remaja.
Pengguna juga bisa menghapus atau mencabut izin penggunaan cameo kapan saja.
Altman juga mengakui ada risiko dari layanan sosial berbasis AI, seperti potensi adiksi atau penyalahgunaan untuk bullying.
Karena itu, tim OpenAI menyiapkan sejumlah mitigasi, mulai dari pencegahan deepfake tanpa izin, perlindungan terhadap konten berbahaya, hingga pengecekan berkala terhadap dampak penggunaan aplikasi pada suasana hati pengguna.
"Kami sadar layanan seperti ini bisa disalahgunakan. Itulah sebabnya kami menaruh perhatian ekstra pada keamanan, dengan prinsip bahwa pengguna harus merasa hidup mereka lebih baik karena memakai Sora, bukan sebaliknya," ujar Altman.
Ketersediaan aplikasi Sora
Untuk saat ini, aplikasi Sora tersedia gratis di App Store untuk pengguna iPhone di AS dan Kanada, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari laman resmi OpenAI, Rabu (1/10/2025).
Pengguna bisa mencoba dengan sistem undangan. Pengguna yang mendapat undangan juga bisa mengirimkan empat undangan tambahan untuk teman.
Sora 2 tersedia secara gratis dengan limit penggunaan. Pengguna ChatGPT Pro juga akan otomatis mendapat akses ke Sora 2 Pro, versi lebih canggih dengan kualitas video lebih tinggi.
Belum ada informasi soal jadwal ekspansi global dan ketersediaan versi Android dari aplikasi Sora ini.