Menhub Dudy: Sertifikasi Nelayan Tingkatkan Keselamatan Saat Berlayar di Laut
Menteri Perhubungan, Dudy Purwaghandy mengatakan, inovasi sertifikasi nelayan merupakan sebuah terobosan untuk meningkatkan keselamatan transportasi para nelayan saat berlayar di laut.
Hal itu diutarakan Menhub Dudy dalam kegiatan Kampanye Keselamatan Pelayaran 2025 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
"Sertifikasi nelayan adalah bagian dari terobosan teknologi, yang dapat membantu para nelayan untuk berlayar dengan lebih aman," kata Dudy dalam keterangannya, Kamis, 25 September 2025.
[Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, dalam konferensi pers di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis, 26 Juni 2025]
Dia menjelaskan, sertifikasi ini tentang penggunaan peralatan keselamatan yang wajib ada di kapal para nelayan saat berlayar. Yakni menggunakan sistem teknologi yang dapat menghubungkan nelayan dengan pihak berwenang, jika terjadi keadaan darurat.
"Ini untuk keselamatan para nelayan," ujarnya.
Sebagai bagian dari transformasi layanan keselamatan berlayar, Kemenhub pun terus mengembangkan peran dan melakukan terobosan dalam penggunaan Information and Communication Technology (ICT) untuk melaksanakan E-Government.
Mengusung visi “Transportasi Maju Menuju Indonesia Emas 2045”, Kemenhub ingin memastikan bahwa setiap nelayan yang melaut dapat kembali ke rumah dengan selamat dan berkumpul dengan keluarga tercinta.
Karenanya, Menhub menegaskan bahwa sertifikasi nelayan merupakan sebuah transformasi penerapan prosedur keselamatan, baik bagi operator kapal, petugas pelabuhan, maupun pengguna jasa transportasi laut.
"Nelayan menjadi tulang punggung dalam penyediaan sumber daya alam dari laut. Namun di balik peran penting ini, kita tidak dapat mengabaikan tantangan besar yang dihadapi para nelayan, terutama terkait dengan keselamatan pelayaran," ujarnya.
Diketahui, guna meningkatkan keselamatan nelayan, Kemenhub telah melakukan transformasi dokumen status hukum kapal bagi nelayan. Yakni berupa Pas Kecil yang sebelumnya berbentuk kertas, menjadi kartu E-Pas Kecil yang berbasis digital dan dilengkapi dengan informasi tentang data kapal.