Bos Aprilia Berharap Besar Bezzecchi Bisa Kalahkan Marc Marquez
Sejumlah podium berhasil disabet oleh joki asal Italia tersebut. Seperti contoh saat MotoGP San Marino 2025.
Sejak meninggalkan garis start, Bezzecchi langsung menebar ancaman ke Marc Marquez.
Ia memacu kuda besi Aprilia untuk menjadi pimpinan balap. Dalam beberapa lap ia terus berada di depan.

Ketika Marc Marquez coba menekan, Marco Bezzeechi mampu meladeni dengan sangat baik. Pertarungan sengit pun tersaji di MotoGP San Marino 2025.
Sayang murid Valentino Rossi itu melakukan sedikit kesalahan di lap ke-12 pada tikungan kedelapan. Membuat posisinya menjadi milik Marc Marquez.
Memaksa Marco Bezzecchi harus puas finish di urutan kedua dalam balapan di Sirkuit San Marino kemarin.
Kendati demikian Massimo Rivola, Direktur Balap Aprilia Racing menyanjung penampilan sang rider. Ia puas dengan performa rekan satu garasi Jorge Martin.
"Akhir pekan yang hampir sempurna. Pada akhirnya kami harus puas dengan hasil akhir dan performanya," ungkap Rivola di Speedweek, Selasa (23/09).
Rivola menilai kalau sang pembalap berpeluang besar keluar sebagai pemenang di MotoGP San Marino 2025 beberapa waktu lalu.
Akan tetapi nasib baik belum berpihak kepada sang rider. Sehingga gagal berdiri di podium tertinggi di Negeri Sakura.
"Tetapi tidak apa-apa, ini adalah dorongan untuk berjuang lebih keras di sisa musim ini. Cepat atau lambat, kita akan sampai ke sana," bos Aprilia itu menambahkan.
Lebih jauh Rivolla mengungkapkan penampilan apik Marco Bezzecchi berpotensi untuk menebar ancaman kepada rival, terutama Marc Marquez.
Bahkan ia berharap sang pembalap bisa menundukkan The Baby Alien di seri-seri selanjutnya hingga di penghujung musim.
"Saya rasa masih ada ruang untuk perbaikan baginya dan juga bagi kami. Saya tak sabar untuk mengalahkan Marc Marquez di balapan berikutnya," tegas Massimo Rivola.
Kendati demikian, guna menundukan Marc Marquez bukan perkara mudah. Pasalnya rider berpaspor Spanyol tersebut sedang dalam tren positif.
Kemudian Marquez terlihat sudah menyatu dengan Desmosedici GP25 milik Ducati. Jadi sang pembalap tampil sangat kompetitif di lintasan.

Jadi sangat sulit untuk mengalahkan Marc Marquez. Terutama di trek-trek yang sudah dikuasai seperti di Motegi, Jepang.
Mengingat Marc Marquez sudah mengantongi tiga kemenangan di Negeri Sakura. Masing-masing diraih pada musim 2016, 2018 dan 2019.
Dengan begitu Marco Bezzecchi dipastikan harus bekerja ekstra keras jika ingin mengalahkan Marc Marquez di MotoGP Jepang 2025.