Jelang Inter vs Sassuolo, Jay Idzes Jadi Andalan di Situasi Bola Mati
Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes, akan jadi andalan Sassuolo dalam menghadapi situasi bola mati yang didapatkan Inter Milan pada Liga Italia (Serie A) 2025-2026.
Jay Idzes akan menjalani laga pekan keempat Liga Italia 2025-2026 antara Inter vs Sassuolo di Giuseppe Meazza, Senin (22/9/2025) pukul 01.45 WIB.
Duel Inter vs Sassuolo diprediksi berjalan ketat mengingat enam pertemuan terakhir di Serie A berakhir seimbang, dengan masing-masing tim meraih tiga kemenangan.
Sassuolo bahkan sempat mengejutkan Inter musim lalu lewat kemenangan tipis 1-0 pada pekan ke-35.
Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, menyoroti kekuatan utama Inter yang sering mencetak gol dari situasi bola mati, khususnya sepak pojok.
"Mereka punya pelompat yang hebat, dan mereka tim yang sangat berpengaruh dalam situasi bola mati," kata Grosso.
Catatan Bola Mati Inter Milan
Statistik menunjukkan tiga gol terakhir Inter tercipta dari skema sepak pojok.
Musim lalu saja, Inter menghasilkan 26 gol lewat bola mati — terbanyak di antara tim dari lima liga top Eropa.
Karena itu, Grosso menegaskan bahwa Idzes dan rekan-rekannya sudah disiapkan menghadapi ancaman tersebut.
"Kami harus waspada dan menerapkan solusi yang tepat, seperti halnya dalam banyak situasi lainnya," lanjutnya.
"Kami memiliki banyak informasi dan kuncinya adalah mempraktikkannya dan mencoba bertahan melawan rival yang sangat kuat," tambah pelatih berusia 47 tahun itu.
Andalkan Penembak Jitu Sassuolo
Meski fokus pada antisipasi strategi Inter, Grosso juga menilai timnya punya kelebihan.
Penyerang Sassuolo Armand Lauriente (kedua-kiri) merayakan gol ketiga timnya selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Unione Sportiva Sassuolo dan AC Milan di Stadion Mapei di Reggio Emilia, pada 14 April 2024. Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes dilaporkan menuju Sassuolo untuk musim Liga Italia 2025-2026.
Ia menyebut Sassuolo memiliki beberapa eksekutor yang bisa memanfaatkan peluang bola mati.
"Kami selalu berusaha, kami punya ruang khusus untuk situasi seperti ini setiap minggu," ujarnya.
"Tim ini punya beberapa penembak jitu yang sangat bagus, dan itu jadi nilai tambah yang besar," tegas Grosso.
Tantangan untuk Jay Idzes
Saat ini, Sassuolo berada di peringkat ke-14 klasemen Serie A dengan tiga poin hasil dari satu kemenangan dan dua kekalahan.
Pertahanan mereka pun menjadi sorotan setelah sudah kebobolan lima gol, hanya lebih baik dibanding Inter yang kemasukan enam kali.
Kondisi ini membuat Jay Idzes diharapkan bisa meningkatkan kualitas lini belakang tim.
Pemain berdarah Indonesia-Belanda itu baru direkrut Sassuolo pada bursa transfer musim panas 2025 dengan nilai 8 juta euro atau sekitar Rp151 miliar.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.