Gempa Nabire: 11 Gempa Susulan, BNPB Waspadai Potensi Dampak Lanjutan

BNPB, papua, gempa susulan, Nabire, gempa nabire, Gempa Nabire: 11 Gempa Susulan, BNPB Waspadai Potensi Dampak Lanjutan

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan telah terjadi gempa susulan sebanyak 11 kali. 

BNPB mencatat gempa bumi melanda Nabire, Papua dengan kekuatan magnitudo 6,6 dengan kedalaman 24 km, pukul  01.19 WIB, Jumat (19/9/2025). 

“Telah terjadi gempa susulan, 11 gempa susulan dengan skala lebih kecil 4-5,1 magnitudo,” terang Suharyanto dala konferensi pers, you tube BNPB, Jumat (19/9/2025).  

Suharyanto menjelaskan bahwa kekuatan gempa susulan ini terus menurun dari kekuatan gempa utama, yaitu magnitudo  6,6. Pihaknya akan terus memantau perkembangan gempa Nabire. 

Ia memperkirakan gempa susulan masih akan terus terjadi. “Biasanya kalau terjadi gempa, 11 gempa susulan tidak cukup. Bisanya bertambah terus bahkan bisa sampai puluhan sampai ratusan, tentunya kita akan pantau terus,” terangnya. 

Dampak Gempa Nabire 

Dampak gempa  Nabire menyebabkan keruskaan berat pada satu jembatan amblesdan dua rumah rusak berat.

Gempa juga menyebabkan kerusakan lainnya berupa kaca dan plafon kantor bupati rusak, satu greja mengalami plafon turun, dan beberapa kaca di Bandara Nabire pecah.

"Tidak dilaporkan korban jiwa," ujar Suharyanto hingga pukul 11.00 WIB. 

Namun listrik dan global system for mobile communication (gsm) sempat tidak berfungsi. “ Semalam hingga tadi pagi sempat terjadi listrik dan gsm itu tidak berfungsi, sekarang berangsur-angsur sudah pulih,” terangnya. 

Gempa di Nabire perlu diwaspadai mengingat pada Februari 2004, gempa yang sama di Nabire memakan korban jiwa sebanyak 660 orang dan sekitar seribu rumah rusak. 

Saat ini BNPB dan BPBD tengah melakukan asesmen situasi setelah terjadinya gempa. 

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.