Penilaian Fabio Capello Soal Debut Liga Champions Pio Esposito
Pelatih legendaris Italia, Fabio Capello, memberikan penilaian soal debut penyerang muda Inter Milan, Francesco Pio Esposito di Liga Champions.
Pio Esposito menjadi starter pada laga Ajax Amsterdam vs Inter Milan di Johan Cruyff ArenA, Rabu (17/9/2025) malam lokal atau Kamis dini hari WIB.
Kendati tak mencetak gol, penyerang berusia 20 tahun ini bermain penuh dalam laga yang dimenangi timnya 2-0 berkat dua gol tandukan Marcus Thuram (42'0 dan 47') tersebut.
"Saya tidak terlalu mengenalnya, saya sudah melihatnya bermain beberapa kali, tetapi cara dia bergerak dalam simbiosis dengan Thuram sangat indah," ujar Capello di studio Sky Italia.
"Itu berarti dia cerdas, dia tahu cara melihat permainan, dia tahu cara memposisikan dirinya. Itu sangat berarti."
Pio Esposito merupakan produk akademi Inter Milan kelahiran 28 Juni 2005. Ia menarik perhatian pelatih Christian Chivu setelah kembali dari masa peminjaman ke Spezia dan menjadi anggota skuad Inter di Piala Dunia Antarklub.
Dirinya berhasil mencetak gol kontra River Plate dan menyumbang assist kontra Urawa Reds yang membuatnya jadi pilihan bagi pelatih Chivu untuk menghuni lini depan Inter musim ini.
"Hal terbaik dari pemain ini adalah kontrol bolanya. Dia fantastis, secara fisik mampu berduel di Liga Champions. Bermain dengan kualitas ini telah membuat saya terkesan," tuturnya.
Pengambilan Keputusan Jitu
Satu hal lain yang membuat Capello senang melihat Esposito adalah pengambilan keputusan dan caranya melihat permainan.
Hal ini menurutnya akan sangat berguna dalam perannya mengisi lini depan Timnas Italia senior setelah ia melakoni debutnya bersama Azzurri pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra Estonia pada ronde laga September 2025.
"Hal hebat lainnya yang ia miliki adalah visinya: ketika perlu menguasai bola, dia akan menguasainya, ketika perlu mengoper, dia akan mengopernya," ujar Capello.
"Dia adalah pemain yang dapat dibandingkan dengan (Edin) Dzeko dalam hal kecerdasan. Dia mengatakan sedang berusaha meningkatkan kecepatannya."
"Saya harap dia berhasil, karena itu tidak mudah. Saya harap dia dapat membantu tim nasional; dia dapat berkolaborasi dengan baik dengan Kean dan Retegui."
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.