Mal Neo Soho Ganti Nama Jadi Mal Central Park 2, Apa yang Berubah?

Mal Neo Soho, Mal Central Park 2, Mal di Jakarta Barat, Mal Neo Soho Ganti Nama Jadi Mal Central Park 2, Apa yang Berubah?

Mal Neo Soho akan berganti nama menjadi Mal Central Park 2 mulai 22 September 2025. Perubahan ini nantinya tidak hanya sekadar nama, melainkan juga logo, interior, dan konsep yang akan diusung.

Marketing Communication and Relation General Manager Central Park Silviyanti Dwi Aryati mengatakan Mal Central Park 2 akan hadir dengan konsep ramah keluarga, dan perubahan ini nantinya akan dilakukan secara bertahap.

“Perubahan nama itu akan dimulai 22 November dan nanti perubahannya itu juga bertahap. Ada perubahan dari logo, dari dekorasi interiornya, kemudian konsepnya itu akan berganti semua,” kata Silviyanti saat ditemui di New Tribeca, Central Park Mall, Jakarta Barat, Jumat (12/9/2025).

Ia melanjutkan, perubahan Mal Neo Soho menjadi Mal Central Park 2 dilakukan supaya pengunjung lebih mudah mengingat dan mengenali keberadaan Mal Neo Soho.

Selain itu, diharapkan pergantian nama ini dapat saling melengkapi antara mal Central Park dan Mal Central Park 2.

“Kami ingin semua berintegrasi antara Central Park Mall dan Central Park Mall 2, karena saya yakin costumer lebih ingat, kalau Central Park ada Central Park 2, lebih gampang,” katanya.

Silvi menuturkan, keputusan mengubah nama Mal Neo Soho menjadi Mal Central Park 2 juga merupakan strategi penyebaran costumer di kawasan Central Park.

“Tenant yang mau masuk ke Central Park itu antrinya panjang sekali, itulah mengapa kita salah satu strateginya mengubah Neo Soho menjadi Central Park 2,” ujarnya.

Hal ini, katanya, untuk mempertegas Neo Soho masih menjadi bagian dari Central Park.

Silvi menceritakan, pada awal pembangunan Neo Soho dan Central Park, nama-nama tersebut terinspirasi dari nama daerah di New York.

Nama Mal Central Park diambil dari nama kawasan Central Park, sementara Neo Soho terinspirasi dari Soho Capital dan Soho Residence. Jadi, kedua nama mal tersebut tidak langsung dirangkap menjadi Central Park 1 dan Central Park 2.

Kata Silvi, dalam proses perubahan ini, pihak Central Park juga akan menambah tenant baru termasuk tenant Food and Beverage (FnB) di Central Park 2, serta tetap mempertahankan tenant yang sudah bekerja sama sebelumnya di Neo Soho.

Adapun salah satu tenant makanan yang akan hadir di Central Park 2 yaitu tenant BHC Chicken. BHC Chicken ialah tenant ayam goreng dari Korea Selatan yang akan membuka cabang pertamanya di Indonesia, tepatnya di Neo Soho (yang nanti akan berganti nama menjadi Central Park Mall 2).

“BHC Chicken itu ayam goreng yang cukup terkenal di Korea, mereka akan membuka cabang pertamanya di Indonesia, di Neo Soho,” kata Silvi kepada Kompas.com.

Sementara untuk tenant baru lain umumnya akan hadir berupa kuliner khas Jepang dan Korea.

Secara keseluruhan, lanjutnya, tenant yang ada di kawasan Central Park masih didominasi brand internasional, dan hanya sekitr 10 persen diisi oleh brand lokal.

Kendati demikian, untuk mempromosikan brand Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), pihaknya juga mengadakan event yang berpotensi memperkenalkan UMKM.

“Makanya kita sekarang berpartner dengan Jakarta Dessert Week, ini momen mereka memperkenalkan produk mereka di mall kami. Bisanya brand tersebut akan bertumbuh dan banyak juga yang akhirnya punya tenant sendiri,” tutur Silvi.

Menjawab terkait penambahan atraksi wisata untuk keluarga, Silvi mengatakan untuk saat ini akan memaksimalkan atraksi wisata yang sudah ada di Neo Soho, Beberapa di antaranya ada Jakarta Aquarium, Boulder Planet Indonesia, dan Zycle.

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.