Bagnaia Mulai Tersenyum Pasca Catalunya, Modal Hadapi Misano
Pembalap Ducati, Francesco Bagnaia bisa mulai tersenyum lega pasca MotoGP Catalunya 2025. Pasalnya dia berhasil merangsek ke 10 besar meskipun mulai dari urutan ke-21 di awal balapan utama.
Perlu diketahui sebelum Catalunya, Bagnaia mengungkapkan ada beberapa ubahan diberikan untuk motornya agar lebih nyaman dipacu di trek.
Meskipun Bagnaia mengawali MotoGP Catalunya 2025 dengan kondisi kurang baik, hasil akhirnya disebut cukup memuaskan.
Tidak dapat dipungkiri ubahan motor yang diterapkan Hungaria tak sepenuhnya optimal di Catalunya.

Mengingat karakter masing-masing sirkuit berbeda, belum lagi perubahan cuaca tak dapat diprediksi turut berperan penting terhadap pengendalian motor.
“Saya tadinya sangat percaya diri di Balaton dan merasa seperti di rumah. Tetapi ini justru menjadi salah satu akhir pekan yang paling rumit bagi saya,” kata Francesco Bagnaia dikutip dari Crash, Senin (08/09).
Bahkan menurutnya Catalunya jadi salah satu seri tersulit yang dia rasakan selama karirnya bersama Ducati. Namun hasil akhirnya cukup membuat Bagnaia bisa lebih lega dan mendapatkan poin.
Pecco mengklaim bakal semakin was-was di San Marino pada 12 September mendatang.
“Di Misano saya akan berhati-hati dan mencoba menjaga tekanan, kita tahu trek itu (San Marino) sangat unik. Banyak grip tetapi Anda perlu berada di kondisi terbaik, jadi saya tidak mau memberikan harapan palsu ke siapapun,” kata Bagnaia.
Ubahan Motor Pegang Peranan Penting
Beberapa waktu lalu dia mendeskripsikan modifikasi yang dilakukan pada Desmosedici GP25 tunggangannya sebagai ‘ubahan di bawah dua sentimeter’ alias ubahan kecil yang berdampak signifikan.
Kali ini dia membeberkan bahwa Ducati melakukan penyesuaian pada bagian swing arm sampai tangki bensin motor.
Seluruhnya disebut membuat Desmosedivi GP25 bernomor 63 itu mendapatkan grip atau cengkeraman optimal di trek.

“Cengkeraman ekstra itu memberikan saya kepercayaan diri buat melaju di tikungan lebih cepat tanpa banyak pergerakan yang mengganggu saya di akhir pekan (sebelumnya),” kata Bagnaia.
Berkat hal tersebut, Francesco Bagnaia berhasil finish ketujuh walaupun mengawali balapan nyaris di paling belakang. Dia juga tampak semakin percaya diri menetapkan target tinggi.
“Selesai di urutan ketujuh (di MotoGP Catalunya 2025) memang memungkinkan, karena target awalnya bisa di lima besar. Tetapi kita tidak bisa berharap banyak dari situ,” pungkas dia.