Enam Bulan Menjabat, Bupati Iksan Sukses Atasi Krisis Listrik di Morowali
Persoalan listrik yang dialami masyarakat Morowali, Sulawesi Tengah kini perlahan teratasi di bawah kepemimpinan Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf.
Dalam kurun waktu kurang dari enam bulan, Bupati Iksan mampu membenahi krisis listrik. Salah satunya dengan membangun dan meresmikan infrastruktur kelistrikan oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi.
Acara peresmian berlangsung di Desa Bahomohoni, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, tepatnya di Gardu Induk (GI) 150 kV Bungku. Peresmian turut dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, jajaran Forkopimda Morowali hingga perwakilan manajemen PLN UIP Sulawesi.
Melalui pembangunan infrastruktur kelistrikan itu, Bupati Iksan menargetkan Morowali terang benderang pada 2027.
“Ini memang yang ditunggu masyarakat Morowali selama ini. Tentunya harapan kita, pemerintah akan terus mendukung penuh perjalanan PLN agar target tahun 2027, seluruh Morowali terang benderang hingga ke wilayah kepulauan, dapat tercapai,” kata Bupati Iksan, Selasa, 19 Agustus 2025.
Sementara itu, Manager PLN UPP Sulawesi Selatan, Edy Roy, menyebut keberhasilan beroperasinya infrastruktur kelistrikan di Morowali tidak lepas dari dukungan banyak pihak.
Namun, ia menilai Bupati Iksan memiliki peran penting sehingga proyek Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) dapat beroperasi lebih cepat dari target.
Salah satu bukti perhatian Bupati Iksan, lanjut Edy, adalah saat PLN menghadapi kendala pembebasan lahan. Beberapa pemilik lahan, termasuk pengusaha, sempat menolak. Namun, setelah berkoordinasi dengan Bupati, persoalan tersebut cepat teratasi.
“Ketika kami kesulitan untuk pembebasan lahan, saya langsung menghadap beliau. Tidak butuh waktu lama, hanya dalam beberapa hari masyarakat maupun pengusaha yang tadinya menolak akhirnya bersedia. Ini menunjukkan kepedulian dan keseriusan beliau,” jelasnya.
Dengan beroperasinya infrastruktur tersebut, pasokan listrik di Morowali diharapkan semakin andal. Kehadiran jaringan dan gardu baru ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, menarik investasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.