Top 9+ Green Flag Mertua yang Bikin Hubungan Pernikahan Makin Kuat
Hubungan antara menantu dan mertua kerap kali menjadi tantangan tersendiri dalam pernikahan. Namun, tak semua hubungan dengan mertua dipenuhi ketegangan.
Dalam banyak kasus, justru kehadiran mertua bisa menjadi penguat utama keharmonisan rumah tangga.
Berikut 9 green flag mertua yang patut disyukuri dan dijaga, seperti dilansir dari City Magazine dan The Independent, Sabtu (2/8/2025).
Kenali 9 green flag mertua pada menantu
1. Menghargai pendapat
Mertua yang mau mendengar dan mempertimbangkan pendapatmu dalam diskusi keluarga menjadi salah satu green flag pada mertua.
Perilaku ini menandakan bahwa ia tidak hanya mengakui keberadaan menantunya dalam keluarga, tetapi juga menghargai pemikiran dan kontribusimu.
“Hubungan yang baik selalu dimulai dari saling menghargai, termasuk dalam hubungan menantu dan mertua,” ujar Leslyn Kantner, terapis berlisensi dan pelatih hubungan keluarga dari Philadelphia, Pennsylvania, dikutip dari The Independent.
2. Membela di saat yang tepat
Mertua yang baik tidak akan menyudutkan kamu ketika anggota keluarga lainnya tidak suka dengan kamu.
Mereka justru merangkul agar kamu tidak merasa sendiri dan hadir di saat kamu membutuhkan bantuan.
3. Ingin menghabiskan waktu berdua
Saat mertua sengaja meluangkan waktu hanya denganmu, tanpa kehadiran pasangan, itu menunjukkan bahwa ia menikmati kebersamaan denganmu dan ingin membangun relasi personal yang lebih dalam.
Momen seperti ini yang membuat ikatan antara menantu dan mertua semakin akrab layaknya anak sendiri.
4. Tidak membandingkan dengan masa lalu
Membanding-bandingkan kamu dengan mantan kekasih suami jadi red flag besar dalam hubungan menantu dan mertua.
Sebaliknya, ketika mertua tidak membandingkanmu dengan mantan pasangan anaknya atau sosok dari masa lalu termasuk green flag yang patut disyukuri.
Hal ini menunjukkan bahwa mereka menerima dan menghargaimu apa adanya, tanpa perlu membandingkan dengan orang lain.
5. Memuji di belakangmu
Saat kamu mendengar mertua memujimu kepada orang lain tanpa kamu ketahui, itu merupakan tanda kekaguman dan rasa bangga yang tulus.
“Kata-kata positif yang muncul di luar kehadiranmu lebih mencerminkan rasa hormat dan kasih sayang yang sebenarnya,” kata Leslyn Kantner.
6. Meminta bantuan atau nasihatmu
Jika mertua secara terbuka meminta bantuan, saran, atau pendapatmu, itu artinya ia percaya pada kemampuan dan pertimbanganmu.
Perilaku ini adalah sinyal kuat bahwa kamu dianggap sebagai bagian penting dalam hidupnya.
7. Menghormati batasan
Mertua yang tidak ikut campur dalam urusan rumah tanggamu, kecuali jika diminta, adalah sosok yang menghargai otonomi dan privasi kalian sebagai pasangan.
Batasan dalam hubungan mertua dan menantu jadi sangat penting agar keduanya tidak saling menyakiti perasaan akibat tindakan satu sama lain.
Oleh karenanya, kedua belah pihak seharusnya saling menghargai beberapa batasan yang ditetapkan untuk meminimalisir konflik.
“Hubungan mertua yang sehat membutuhkan kejelasan batas. Pasangan perlu menyampaikan batasan bersama-sama agar tidak hanya satu pihak yang merasa menjadi penengah,” kata Kantner.
8. Menunjukkan ketertarikan pada hidupmu
Mertua green flag tak hanya peduli pada anak atau cucunya, tetapi juga pada karier, hobi, dan kesejahteraanmu.
Ketertarikan ini menandakan bahwa kamu dipandang sebagai pribadi yang utuh, bukan sekadar “pasangan dari anaknya”.
9. Selalu melibatkanmu dalam acara keluarga
Kehadiranmu yang selalu diundang dalam setiap acara keluarga, baik besar maupun kecil, menunjukkan bahwa kamu telah diterima sepenuhnya sebagai bagian dari keluarga besar mereka.
Leslyn Kantner mengingatkan, membangun hubungan dengan mertua memang tak selalu mudah, tetapi bisa sangat bermakna jika dilandasi dengan saling menghargai.
“Hubungan mertua dan menantu sering kali dipenuhi ekspektasi tak terucap. Namun, jika kedua pihak mau saling memahami dan menerima perbedaan, hubungan itu bisa menjadi salah satu koneksi paling memperkaya dalam hidup kita,” tuturnya.
Jika kamu melihat tanda-tanda ini pada mertua, jangan diabaikan, melainkan apresiasi dengan baik.
Rawat hubungan itu dengan komunikasi yang jujur, sikap terbuka, dan penghargaan yang tulus. Hubungan mertua dan menantu yang sehat dapat menjadi pilar penting dalam kebahagiaan keluarga.