Pendaki Denmark Jatuh di Gunung Rinjani, Helikopter Diturunkan

Pendaki Denmark jatuh di Gunung Rinjani pada Kamis (17/7/2025) dan telah dievakuasi menggunakan helikopter.
Pendaki asal Belanda yang tinggal di Denmark tersebut memulai pendakian ke Gunung Rinjani pada Rabu (16/7) dan dijadwalkan turun pada Kamis (17/7).
Namun, pendaki perempuan yang diketahui bernama Sarah Tamar van Hulten tersebut mengalami kecelakaan atau terjatuh di jalur Pelawangan Sembalun menuju Danau Segara Anak.
Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) lantas berkoordinasi dengan Kantor SAR Mataram untuk melakukan evakuasi.
“Laporan kami terima tadi siang dari Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR),” jelas Kepala Kantor SAR Mataram, Muhammad Hariyadi, seperti dikutip dari akun Instagram @sar_nasional, Kamis (17/7).
Pendaki Denmark jatuh di Gunung Rinjani, Kamis (17/7), evakuasi dilakukan menggunakan helikopter.
Menanggapi laporan tersebut, Tim SAR Kayangan bergerak dengan membawa peratan lengkap seperti medis dan pendukung lainnya pada pukul 14.20 WITA.
Evakuasi menggunakan helikopter
Dikarenakan lokasi jatuhnya pendaki Denmark tersebut memiliki medan yang sulit, Kepala Kantor SAR Mataram lantas berkoordinasi dengan SGi Air Bali untuk evakuasi jalur udara.
“Koordinasi dilakukan dengan SGi Air Bali dan Kepala Kantor SAR Denpasar untuk pengerahan helikopter guna mempercepat proses evakuasinya,” tambah Muhammad Hariyadi.
Pukul 15.45 WITA, helikopter SGi Air Bali telah lepas landas menuju lokasi jatuhnya pendaki Denmark tersebut untuk melakukan evakuasi.