Endress+Hauser Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda Penuhi SDM Berkompeten Kebutuhan Industri
Perusahaan global yang bergerak di bidang instrumentasi pengukuran, layanan, dan solusi untuk rekayasa proses industri, Endress+Hauser, mendorong kolaborasi, berbagi wawasan, dan memperkuat kemitraan berbagai pihak. Khususnya, guna menjembatani kesenjangan talenta serta mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan relevan dengan kebutuhan industri masa depan.
Hal itu dilakukan dengan menggelar acara Education Forum 2026 di Jakarta. Perusahaan yang telah hadir di Indonesia sejak tahun 80-an dan resmi mendirikan PT Endress+Hauser Indonesia pada tahun 2013, menghadirkan forum yang mempertemukan pemangku kepentingan dari sektor industri, pendidikan, dan mitra strategis untuk mendiskusikan pengembangan pendidikan vokasi ganda (dual vocational education) di Indonesia.
Corporate Sales Director Endress+Hauser Group Services sekaligus President Director Endress+Hauser Indonesia, Henry Chia menekankan pentingnya kolaborasi antara industri dan institusi pendidikan dalam menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Menurutnya, keberhasilan teknologi tidak hanya ditentukan oleh kecanggihannya, tetapi juga oleh kemampuan manusia dalam memanfaatkannya.
“Hal terpenting bukanlah seberapa canggih teknologi yang kita hasilkan, melainkan bagaimana teknologi tersebut dapat dimanfaatkan oleh manusia sehingga memberikan manfaat nyata bagi pelanggan,” ujar Henry Chia dikutip dari keterangannya, Jumat, 12 Juni 2026.
Ia juga menyampaikan bahwa dalam lima tahun terakhir, bisnis Endress+Hauser di Indonesia tumbuh hingga 40%, disertai peningkatan kesempatan kerja sebesar 4% dan kenaikan jumlah peserta program magang sebesar 10%.
Sementara itu, Deputy Head of Mission Kedutaan Besar Swiss untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor-Leste, Mathias Domenig menyoroti eratnya hubungan bilateral antara Swiss dan Indonesia yang telah terjalin selama 75 tahun. Menurutnya, hubungan tersebut tidak hanya tercermin melalui kerja sama yang kuat, tetapi juga melalui kontribusi positif perusahaan-perusahaan Swiss seperti Endress+Hauser, dalam mendorong investasi berkualitas, pengembangan keterampilan, dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Jens Kroeger, Head of Global Dual Education Endress+Hauser Group Services, menekankan pentingnya peran industri dalam mendukung pengembangan talenta melalui kemitraan dengan institusi pendidikan. Menurutnya, perusahaan dapat berkontribusi dengan menyediakan program magang yang terstruktur, platform pertukaran pengetahuan, lingkungan pembelajaran daring, serta pengalaman praktik langsung yang relevan dengan kebutuhan industri.
Sebagai bagian dari komitmennya dalam mendukung pengembangan talenta muda, dalam acara tersebut, Endress+Hauser Indonesia juga menyerahkan beasiswa Endress+Hauser untuk mahasiswa berprestasi dari berbagai perguruan tinggi yang berhubungan dengan industri otomasi, antara lain dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Politeknik Industri ATMI, Politeknik Manufaktur (POLMAN) Bandung dan Swiss German University.
Menurut Vivi Sutardi, HR Head Endress+Hauser Indonesia, Program beasiswa ini merupakan kali kedua dilaksanakan oleh Endress+Hauser Indonesia. "Kami ingin kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin. Selain melibatkan dunia pendidikan, kegiatan ini juga menghadirkan pelanggan kami sehingga mereka dapat melihat secara langsung berbagai program dan kontribusi yang telah dilakukan oleh Endress+Hauser," ungkapnya.
"Di sisi lain, pelanggan juga memiliki kesempatan untuk merekrut talenta dari program ini. Bagi kami, merupakan sebuah pencapaian ketika pelanggan mempercayai lulusan program ini untuk bergabung di perusahaan mereka. Melalui kegiatan ini, kami berharap para mahasiswa dapat menemukan peluang kerja yang sesuai dengan kompetensi dan keahlian yang dimiliki." tambahnya.
Selain forum diskusi, acara ini juga menghadirkan sesi networking dan mini exhibition yang menampilkan berbagai inovasi, teknologi, serta praktik terbaik dari industri dan institusi pendidikan. Pameran tersebut diikuti oleh Endress+Hauser Indonesia, FESTO Indonesia, Rockwell Automation, serta sejumlah institusi pendidikan seperti ATMI Cikarang, Politeknik Manufaktur Bandung (Polman Bandung), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Swiss German University (SGU).
Melalui Education Forum 2026, Endress+Hauser Indonesia berharap dapat memperkuat sinergi antara dunia industri dan pendidikan dalam membangun ekosistem pengembangan talenta yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Forum ini menjadi wadah penting untuk bertukar wawasan, membangun kemitraan strategis, dan mendorong lahirnya tenaga kerja yang kompeten, adaptif, serta siap menghadapi transformasi industri di era digital.