Respons Jurnalis Spanyol Usai Diserang Secara Verbal Oleh Florentino Perez

Florentino Perez, Real Madrid, Respons Jurnalis Spanyol Usai Diserang Secara Verbal Oleh Florentino Perez

Seorang jurnalis asal Spanyol angkat bicara terkait serangan verbal yang diberikan kepadanya oleh Presiden Real Madrid, Florentino Perez dalam sesi konferensi pers.

Konferensi pers yang digelar pada Selasa (12/5/2026) sempat memanas usai Florentino Perez terlibat perdebatan dengan para jurnalis hingga menyerukan pemilihan umum pengurus Real Madrid diulang.

Meski demikian, Perez menegaskan bahwa ia berniat untuk mencalonkan diri lagi, setelah sebelumnya terpilih tanpa lawan dalam empat pemilihan terakhir (2013, 2017, 2021, 2025).

“Saya menyesal memberitahu Anda bahwa saya tidak akan mengundurkan diri,” kata Florentino Perez dikutip dari Sportbible.

Florentino Perez juga keberatan dengan spekulasi bahwa dirinya sudah tidak lagi mampu memimpin Real Madrid dengan alasan kesehatan.

“Beberapa orang mengatakan saya mengidap kanker stadium akhir. Saya masih presiden Real Madrid dan perusahaan saya." 

"Saya adalah presiden sebuah perusahaan yang merupakan pemimpin dunia di bidang infrastruktur, yang memiliki 170.000 karyawan, menghasilkan 5 miliar per tahun, dan kesehatan saya sempurna,” sambungnya.

Tanggapi Pemberitaan Negatif di Spanyol

Florentino Perez merasa keberatan dengan sejumlah pemberitaan yang dianggap selalu menyerang mentalnya.

Termasuk pemilihan umum Presiden Real Madrid, Florentino Perez percaya jika dirinya tengah diserang secara diam-diam oleh musuhnya.

“Saya tidak mengerti pers Spanyol. Mereka terlalu sering menggunakan mentalitas 'mari kita lihat apakah saya akan pergi'. Saya tidak akan pergi. Saya akan menjadi anggota terakhir yang pergi. Para anggota adalah pemilik Real Madrid,” kata Perez.

Pria berusia 79 tahun itu juga secara khusus menyebut media ABC, yang sebelumnya menuduh Perez 'sangat lelah' karena perannya sebagai presiden Real Madrid.

“Tidak ada yang bisa mengharapkan saya untuk duduk diam saja, bahwa saya lelah, menurut ABC. ABC adalah surat kabar Madrid, dan Real Madrid adalah klub dunia," lanjut Perez.

"Saya menyebut ABC karena saya marah tentang ini, tetapi saya bisa mengatakan hal yang sama tentang yang lain."

Florentino Perez, Real Madrid, Respons Jurnalis Spanyol Usai Diserang Secara Verbal Oleh Florentino Perez

Presiden Real Madrid, Florentino Perez.

Respons dari Jurnalis Spanyol

Merasa tersinggung, Florentino Perez mempersilahkan siapapun untuk maju ke pemilihan umum dan bisa mengalahkannya. 

Perez bahkan menuduh para jurnalis yang memojokkannya itu sebagai pendukung dari Atletico Madrid, rival sekota mereka.

"Jika mereka ingin aku pergi, aku akan pergi ketika ada orang lain yang mengalahkanku dalam pemilihan. Jika mereka memenangkan pemilihan, syukurlah.”

“Perusahaan ini milik para pemegang saham, bukan milik beberapa jurnalis yang saya duga adalah penggemar Atletico Madrid,” ujar Perez.

Menanggapi tuduhan tersebut, Ruben Canizares, seorang jurnalis yang meliput Real Madrid untuk ABC, kemudian menanggapi melalui X.

Menurutnya, Perez sengaja mengadakan konferensi pers untuk mempermalukan ABC, media tempatnya bekerja.

“Florentino Pérez telah mengadakan konferensi pers untuk mencoba mempermalukan ABC, grup Vocento, dan saya. Dan saya tidak akan membiarkannya," ujarnya.

Baginya, ada batasan yang tidak boleh dilanggar siapapun dan ia sangat bangga dengan pekerjaanya.

"Ada batasan yang tidak boleh dilanggar. Saya sangat bangga dengan pekerjaan saya dan surat kabar saya. Itu jelas,” tegasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang