Kylian Mbappe "Baper" Main di Bernabeu, Bakal Mogok Main di Sisa Laga Kandang Musim ini?
Para penggemar Real Madrid tampaknya tidak akan melihat Kylian Mbappe lagi di Bernabeu pada dua laga kandang tersisa menuju akhir musim ini.
Kylian Mbappe belakangan mendapat sorotan tajam dari para penggemar Real Madrid karena dituduh sebagai sumber masalah dari klub.
Laporan terbaru, Kylian Mbappe disebut memilih untuk absen dari pertandingan kandang tersisa tim di Stadion Bernabeu untuk menghindari ejekan dari para penggemar Madrid.
Setelah gagal merebut gelar juara LaLiga 2025-2026, Real Madrid masih memiliki tiga laga tersisa meski tidak akan berpengaruh apapun.
Dua laga kandang akan mereka jalani menghadapi Real Oviedo (15/5/2026) dan Athletic Club (24/5/2026) serta tandang ke Sevilla (18/5/2026).
Meski musim ini cukup baik bagi Mbappe, performanya justru cenderung merosot pada putaran kedua musim ini.
Los Blancos bahkan tersandung di semua kompetisi dan membuat mereka dipastikan tanpa gelar apapun pada musim ini.
Mogok Main di Bernabeu
Mengutip dari World Soccer Talk, insiden belum lama ini semakin membuat hubungan Mbappe dan publik Madrid memanas.
perjalanan kontroversial ke Italia saat diduga sedang memulihkan diri dari cedera dan penarikan diri di menit-menit terakhir dari El Clasico baru-baru ini.
Para penggemar semakin marah dengan unggahan Instagram "Hala Madrid" yang dianggap tidak pada waktunya saat tim sudah tertinggal 2-0 dari Barcelona.
Tak sedikit yang menilai jika tindakan tersebut dianggap tidak peka karena rival merayakan gelar juara di depan Real Madrid.
Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe, berbicara kepada wasit yang menunjukkan kartu kuning kepadanya pada ;aga Liga Spanyol antara Real Madrid CF dan Girona FC di stadion Santiago Bernabeu di Madrid pada 10 April 2026.
Laporan Mario Cortegana dari The Athletic mengatakan jika cemoohan fans kepada Mbappe membuat sang pemain terbawa perasaan (baper) dan tersinggung.
Pemain tersebut dilaporkan terguncang oleh cemoohan dan siulan yang terus-menerus ditujukan kepadanya oleh penonton tuan rumah selama pertandingan terakhirnya.
Karena alasan tersebut, ia diyakini ingin menghindari bermain di Santiago Bernabeu lagi untuk sisa musim ini.
Jika sikap ini benar-benar terjadi, Mbappe hanya akan tampil dalam satu dari tiga pertandingan tersisa Real Madrid musim ini saat bertandang ke markas Sevilla.
Petisi 'Mbappe Out' Tembus 70 Juta Tanda Tangan
Desakan agar Kylian Mbappe keluar dari Real Madrid juga cukup masif disuarakan oleh para pendukung Los Blancos.
Ketegangan dengan penggemar sudah terjadi sejak musim 2024-2026 saat Mbappe dan Vinicius Junior dikritik karena kurangnya kerja keras dalam bertahan di bawah pelatih saat itu, Carlo Ancelotti.
Alhasil, banyak penggemar Real Madrid yang mulai turun aksi dengan menyediakan petisi "Mbappe Out" untuk menyerukan kepergian pemain Prancis tersebut.
Meskipun petisi tersebut tidak memiliki proses verifikasi formal untuk para penandatangannya, jumlahnya terbilang besar.
Setelah awalnya menetapkan target sederhana yaitu 200.000 tanda tangan, jumlahnya kini justru berkali-kali lipat dan dilaporkan telah melonjak melewati 70 juta tanda tangan.
Meskipun petisi digital tidak memiliki pengaruh hukum terhadap kontrak Mbappe, besarnya dukungan yang diberikan menjadi kecaman keras terhadap posisinya di Madrid.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang