Kesaksian Umuh Muchtar soal Cekcok Pemain Persib dan Fan Persija di Bandara
Banyak beredar di media sosial video para pemain Persib Bandung cekcok dengan sekelompok pendukung Persija Jakarta.
Insiden itu terjadi di Bandara Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Senin (11/5/2026).
Diketahui duel Persija vs Persib berakhir dengan skor 1-2 pada Minggu (10/5/2026) di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, dalam pekan ke-32 Super League 2025-2026.
Terlihat dalam beberapa video, sekelompok fan Persija berpapasan dengan penggawa Persib.
Mereka diduga melakukan provokasi kepada pemain Persib yang hendak kembali ke Bandung.
Provokasi tersebut menyulut emosi pemain Persib Beckham Putra dan Kakang Rudianto. Amarah keduanya lalu diredam oleh ofisial tim dan petugas keamanan bandara.
Bos Persib Bandung, Umuh Muchtar, menuturkan bagaimana kronologi cekcok tersebut.
“Di bandara kami diserang (diprovokasi) sama pendukung Persija yang mau naik pesawat juga ke Jakarta, tapi mereka tidak satu pesawat. Jadi dia langsung dari gate 10, datang ke gate 1 (Persib) gitu kan, rame-rame,” tutur Umuh.
“Tapi persiapan keamanan di sana sudah sangat siap. Terus waktu masih di ruang makan di luarnya, sebelum masuk, Beckham, Kakang juga diprovokasi. Akhirnya enggak tahan Beckham sama Kakang emosi,” paparnya.
Bobotoh Samarinda yang bisa hadir di Bandara Sepinggan pun diterangkan guna mengawal skuad Persib meninggalkan kota menuju Bandung.
Umuh mengapresiasi kesigapan pengamanan bandara yang mampu meredam dua kubu yang berseteru ini. Bahkan, Persib mendapatkan pengawalan saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Jakata.
“Tapi Alhamdulillah ini dari pengamanan sangat sigap di Kepolisian Bandara, kami juga dijemput di sini sama Kapolres-nya juga pada hadir di Bandara Soekarno-Hatta dari kepolisian pun juga sangat siap,” tuturnya.
Alasan Provokasi
Selebrasi gelandang Persib Bandung Adam Alis usai cetak gol ke gawang Persija Jakarta dalam laga pekan ke-32 Super League 2025-2026, Minggu (10/5/2026) di Stadion Segiri.
Umuh tak tahu menahu mengapa fan Persija tersebut tiba-tiba melakukan provokasi kepada pemain Persib. Padahal, pertarungan telah selesai di lapangan selama 90 menit.
Ada oknum suporter yang tampak tak bisa menerima kekalahan 1-2 dari Persib.
Kekalahan tersebut membuat Persija dipastikan tersingkir dalam perburuan gelar juara Super League 2025-2026 musim ini.
Persija tak akan mampu melampaui perolehan poin Persib dan Borneo FC dalam dua laga sisa.
“Emosi saja mungkin dia, karena kalah dan sakit hati. Karena dia tidak dewasa dan tidak tahu aturan gitu, saya juga enggak ngerti kenapa,” tutur Umuh.
Teror Petasan di Hotel Tim Persib Jelang Laga
Teror dari oknum suporter juga disebut Umuh hadir di malam jelang hari pertandingan. Hotel tempat tim Persib menginap dilempari petasan, ketika waktu pemain beristirahat.
Umuh sudah khawatir pemainnya kurang tidur dan istirahat. Namun, fokus tim pada hari pertandingan sungguh luar biasa.
1 oleh gol Alaaeddine Ajaraie (20'), Persib bangkit dan membalas melalui dwigol Adam Alis (28', 37').
“Tengah malam Persib diteror dengan petasan segala macam ya supaya pada tidak tidur. Banyak yang kurang tidur, tapi mereka karena siap gitu ya mentalnya udah kayak siap, ya tidak dipermasalahkan biarin aja katanya,” kata Umuh.
“Jadi sekarang malah pemain lebih semangat. Teror itu justru memberikan semangat kepada Persib sebenarnya, terima kasih juga ya,” ucapnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang