Umuh Muchtar Ingin Bojan Hodak Bertahan di Persib

Bojan Hodak, Persib, Umuh Muchtar, Umuh Muchtar Ingin Bojan Hodak Bertahan di Persib

Kontrak pelatih Persib Bojan Hodak habis pada akhir musim pasca menjuarai kompetisi Super League 2025-2026. 

Manajemen klub sudah melakukan negosiasi dengan Bojan Hodak sejak jauh-jauh hari, namun tampak belum ada hitam di atas putih. 

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat ungkap manajemen dan pemain senang atas kepemimpinan Hodak di tim, ia turut mengabarkan 80 persen pemain akan bertahan.

Pada Senin (25/5/2026) sang pelatih akan bertemu dengan presiden klub Persib Glenn Sugita, dugaan kuat tentang proyek kontrak baru. 

“Insya Allah, sekarang bicara dengan pak Glenn hari ini, nanti keputusan bagaimana. Mudah-mudahan pemain 80 persen bisa bertahan,” sebut Umuh pada Senin (25/5/2026). 

Bagi Umuh Bojan Hodak adalah pelatih terbaik di klub terbaik, banyak Bobotoh yang ingin sang juru taktik bertahan musim depan. “Ini pelatih terbaik, klub terbaik,” ucap Umuh. 

Kesan Bojan Hodak Kepada Umuh Muchtar

Bojan Hodak, Persib, Umuh Muchtar, Umuh Muchtar Ingin Bojan Hodak Bertahan di Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak saat merayakan kepastian gelar juara Super League 2025-2026 menjadi miliknya tepat setelah wasit membunyikan peluit dalam laga melawan Persijap Jepara, Sabtu (23/5/2026) di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Hodak begitu sangat menghormati Umuh Muchtar, ia memaparkan bagaimana peran sang manajer dalam kesuksesan Persib hattrick juara. 

Setiap pemain pasti membutuhkan motivasi dan dukungan, Umuh adalah sosok seperti layaknya ayah yang bisa menemukan solusi. 

“Lihat, kalian selalu membutuhkan dukungan dan tanpa dia tentunya akan sangat sulit,” kesan Hodak. 

“Setiap saya membutuhkan bantuan kadang saya ingin melakukan hal tapi tidak bisa saya lakukan, dia bisa melakukannya,” terangnya. 

Para pemain secara tim tidak akan bisa meraih kesuksesan di klub tanpa manajemen yang bagus. 

Dari mulai peran paling bawah hingga teratas, semua terlibat dalam kesuksesan Maung Bandung dalam tiga musim terakhir. 

“Ini selalu bagus, karena klub tidak bisa dijalankan hanya dengan satu orang, semuanya berperan seperti Pak Glenn, Haji Umuh, dari yang paling bawah hingga yang teratas, semua bagian dari klub,” paparnya. 

“Jika menjadi sebuah tim, itu tidak bisa diraih hanya dengan satu orang saja, itu tidak bisa menggapai prestasi apapun,” imbuhnya. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang