Marcos Santos dan Proyek Arema FC Maksimalkan Pemain Muda

Marcos Santos, Arema FC, Arema, Achmad Maulana, Arkhan Fikri, Marcos Santos dan Proyek Arema FC Maksimalkan Pemain Muda

Pada putaran kedua Super League 2025-2026 yang akan bergulir Jumat (23/1/2026) ini, pelatih Arema FC, Marcos Santos, memberi isyarat akan memaksimalkan pemain muda.

Sepanjang bergulirnya kompetisi musim ini, Marcos Santos memang kerap kali mendapat kritikan dari suporter karena jarang memberikan kesempatan bermain kepada pemain muda.

Sejauh ini baru ada nama Razza Fachrezi, Dwiki Mardiyanto, dan Iksan Lestaluhu yang mendapatkan kepercayaan bermain di lapangan.

Menit bermain ketiga nama tersebut juga tidak cukup banyak.

Razza Fachrezi dan Dwi Mardiyanto telah bermain 3 kali. Sedangkan Iksan Lestaluhu memiliki kesempatan yang lebih baik dengan 8 kali turun bertanding.

Selain ketiganya, Arema FC memiliki pemain muda lainnya seperti Agusti Ardiansyah, Alfiansyah, Dimas Aryaguna, Fikri Ardijan, hingga Aswin.

“Ini penting untuk proyek Arema, agar tidak hanya fokus pada perekrutan pemain tetapi juga mengembangkan mereka (pemain muda),” ujar Marcos Santos.

Ia menyadari bahwa Arema FC memang dikenal sebagai salah satu tim yang piawai mengorbitkan talenta-talenta muda, seperti Achmad Maulana Syarif dan Arkhan Fikri.

Kesinambungan Akademi Tim

Di sisi lain, ia juga berencana mewujudkan kesinambungan antara tim senior dengan akademi. Apalagi selama ini, para pemain-pemain muda didikan klub ikut dalam sesi latihan tim senior.

Ia ingin membangun skuad yang berjenjang dari akademi hingga senior yang dipersiapkan sebagai kekuatan tim di masa depan.

“Setiap minggu, pemain muda dari akademi datang untuk berlatih bersama secara profesional, selain kiper."

"Kami ingin mengintegrasikan para pemain dari sistem pembinaan pemain muda akademi Arema, siapa tau mereka juga bisa menjadi pemain masa depan,” tutur pelatih asal Brasil itu.

Marcos Santos, Arema FC, Arema, Achmad Maulana, Arkhan Fikri, Marcos Santos dan Proyek Arema FC Maksimalkan Pemain Muda

Pelatih Arema FC di Super League 2025-2026 asal Brasil, Marcos Santos.

“Ini penting untuk proyek Arema, agar tidak hanya fokus pada perekrutan pemain tetapi juga mengembangkan mereka. Jadi peran saya sebagai pelatih juga untuk mengurus akademi,” imbuhnya.

Opsi Merekrut Pemain Lokal Siap Pakai

Sementara itu, di tengah aktivitas bursa transfer yang semakin sibuk, Marcos Santos mengaku timnya tidak menutup opsi mendatangkan pemain lokal yang telah matang untuk menambah kedalaman tim.

Namun, ia melihat perekrutan pemain lokal di bursa transfer paruh musim tidak akan mudah.

Sebab, mayoritas dari mereka masih terikat kontrak dengan klub lain. Marcos Santos mengaku telah memantau beberapa pemain lokal yang bisa direkrut untuk musim depan.

“Jika Anda belum melihat pemain lokal yang Anda sukai dan yang dapat membantu di paruh kedua musim. Saya telah melihat mereka, tidak hanya di divisi pertama (Super League) tetapi juga divisi kedua dan dewan direksi tahu,” ujar mantan pelatih Nautico itu.

Ia pun telah memberikan rekomendasi nama-nama pemain lokal yang bisa direkrut di bursa transfer paruh musim ini maupun untuk musim baru mendatang.

“Hal pemain telah disampaikan kepada dewan direksi. Kami juga tahu kesulitan dari perubahan ini, tetapi mereka sedang dipantau untuk musim berikutnya,” pungkasnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang