Jaksa Milan Selidiki Dugaan 'Ketuk Pintu' VAR oleh Gianluca Rocchi
Dunia sepak bola Italia tengah diguncang isu integritas setelah otoritas hukum di Milan mulai menyelidiki Gianluca Rocchi.
Penanggung jawab keputusan wasit untuk Serie A dan Serie B tersebut dituduh terlibat dalam "kecurangan olahraga" karena diduga melakukan intervensi terhadap keputusan VAR.
Investigasi yang dipimpin oleh Jaksa Milan, Maurizio Ascione, ini menelisik sejumlah insiden yang terjadi terutama sepanjang musim 2024-2025.
Kabar mengenai penyelidikan terhadap Rocchi pertama kali mencuat melalui kantor berita AGI dan kemudian dikonfirmasi oleh berbagai media terkemuka di Liga Italia, termasuk La Gazzetta dello Sport.
Kasus yang menyeret nama koordinator wasit kawakan ini bermula pada Mei 2025.
Penyelidikan dipicu oleh surat pengaduan yang dikirimkan kepada Asosiasi Wasit Italia (AIA) oleh mantan asisten wasit berusia 42 tahun, Domenico Rocca.
Meski sebelumnya departemen keadilan olahraga telah mengarsipkan pengaduan tersebut, kini masalah tersebut mencuat kembali karena dinilai memiliki relevansi pidana.
Rocchi dikabarkan telah menerima pemberitahuan resmi terkait investigasi ini pada Jumat (24/4) atas dugaan keterlibatannya dalam memengaruhi hasil pertandingan secara ilegal.
Dugaan Intervensi di Laga Udinese vs Parma
Salah satu sorotan utama dalam penyelidikan ini adalah pertandingan Serie A antara Udinese dan Parma pada 1 Maret 2025.
Saat itu, terjadi diskusi alot di ruang pusat VAR Lissone mengenai potensi pelanggaran handball pemain Parma.
Petugas VAR, Daniele Paterna, awalnya dilaporkan enggan memberikan penalti. Berdasarkan rekaman pembicaraan, ia sempat berkata: 'Lihat posisi lengannya, sepertinya berada di tubuh.'
Namun, situasi berubah dalam hitungan detik setelah Paterna tampak berbicara dengan seseorang di belakangnya.
Nicolo Zaniolo (kanan) dibayangi Davide Bartesaghi (kiri) dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara AC Milan vs Udinese di Stadion San Siro di Milan pada 11 April 2026. (Foto oleh MARCO BERTORELLO / AFP)
Laporan pembacaan gerak bibir menunjukkan bahwa ia tiba-tiba mengubah keputusan dan mengatakan: 'Itu penalti.'
Udinese akhirnya mencetak gol dari titik putih dan menang 1-0.
Penyelidik mencurigai bahwa Rocchi berdiri dan berulang kali mengetuk pintu kaca ruang petugas VAR untuk menekan mereka agar memanggil wasit lapangan melakukan peninjauan ulang.
Penelusuran Insiden Masa Lalu
Selain kasus tersebut, kantor Kejaksaan juga meneliti insiden lain yang melibatkan Alessandro Bastoni dalam laga Inter melawan Hellas Verona pada musim 2023-2024.
Saat itu, Bastoni kedapatan menyikut pemain lawan dalam proses terciptanya gol, namun petugas VAR saat itu, Luigi Nasca, tidak melakukan intervensi.
Akibat kelalaiannya, Nasca kemudian dijatuhi sanksi penurunan pangkat ke Serie B.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang