Barcelona Temui Agen Jon Martin, Alternatif Alessandro Bastoni
Klub Liga Spanyol (LaLiga), Barcelona, dilaporkan tengah menyusun strategi cadangan dalam perburuan pemain bertahan pada bursa transfer musim panas ini.
Sebagai langkah antisipasi, Direktur Olahraga Barcelona, Deco, dikabarkan telah melakukan pertemuan dengan Inaki Ibanez, agen dari bek andalan Real Sociedad, Jon Martin.
Penjajakan awal ini dilakukan oleh Barcelona sebagai opsi alternatif jika mereka menemui jalan buntu dalam upaya mendatangkan target prioritas di lini belakang.
Saat ini, fokus utama tim asal Catalunya tersebut sejatinya tertuju pada palang pintu tangguh milik Inter Milan, yakni Alessandro Bastoni.
Berdasarkan laporan Diario Sport, pertemuan antara Deco dan perwakilan sang pemain berlangsung pada awal pekan ini dalam suasana yang santai.
Meski belum ada komunikasi resmi mengenai tawaran transfer kepada sang bek, kontak awal ini menjadi langkah penting di pentas LaLiga.
Pemain muda tersebut kini menjelma menjadi pilar krusial di skuad asuhan Pellegrino Matarazzo berkat ketenangannya dan kemampuannya membangun serangan dari area pertahanan.
Ketertarikan terhadap bek berpostur 1,87 meter ini bukan hanya datang dari satu arah.
Rival abadi, Real Madrid, juga memantau ketat perkembangannya.
Penampilan solid sang pemain saat membawa timnya menjuarai Copa del Rey melawan Atletico Madrid semakin melonjakkan daya tariknya di mata klub-klub elite Eropa.
Klausul Pelepasan dan Negosiasi Alot
Hingga saat ini, pihak klub asal Basque tersebut masih enggan melepas produk asli akademi mereka.
Sang pemain bahkan baru saja menandatangani perpanjangan kontrak jangka panjang yang mengikatnya hingga tahun 2031.
Alessandro Bastoni menyapa para pendukung saat dia meninggalkan lapangan dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Inter Milan vs AS Roma di Stadion San Siro di Milan, pada 5 April 2026. (Foto oleh Stefano RELLANDINI / AFP)
Bagi tim mana pun yang ingin membajaknya, mereka harus bersedia mengaktifkan klausul pelepasan yang dipatok di angka 50 juta euro atau lebih dari Rp 1 triliun.
Di sisi lain, perburuan Alessandro Bastoni juga diprediksi tidak akan berjalan mudah.
Bek berusia 27 tahun tersebut memiliki nilai pasar yang lebih tinggi, berkisar antara 60 hingga 70 juta euro (sekitar Rp 1,2-1,4 triliun).
Kubu raksasa Italia diyakini akan bersikap sangat keras dalam proses negosiasi.
Untuk menekan tingginya biaya transfer, ada wacana untuk menyertakan pemain lain, seperti Roony Bardghji, ke dalam kesepakatan tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang