Perlukah Pakai Masker Kolagen dalam Rutinitas Skincare?

kolagen, masker kolagen, Efektivitas masker kolagen, Perlukah Pakai Masker Kolagen dalam Rutinitas Skincare?, Apa itu masker kolagen dan bagaimana cara kerjanya?, Efektivitas masker kolagen menurut penelitian, Efek samping dan hal yang perlu diperhatikan, Cara meningkatkan produksi kolagen secara efektif

Masker kolagen semakin populer sebagai bagian dari rutinitas perawatan kulit, terutama untuk menjaga elastisitas dan mencegah tanda penuaan. 

Namun, benarkah masker kolagen benar-benar efektif untuk kulit? Menurut dokter kulit bersertifikat, Rina Allawh, MD, kolagen memang memiliki peran penting dalam kesehatan kulit. 

Menurutnya, cara kerja kolagen dalam produk topikal seperti masker tidak selalu sesederhana yang dibayangkan.

“Kolagen adalah protein paling melimpah dalam tubuh. Ia bertanggung jawab menjaga kulit tetap kuat dan kencang serta berperan penting dalam penyembuhan luka,” jelas Allawh, dilansir dari Prevention, Senin (20/4/2026).

Apakah masker kolagen benar efektif?

Apa itu masker kolagen dan bagaimana cara kerjanya?

Masker kolagen adalah produk perawatan kulit berupa krim, gel, atau sheet mask yang mengandung kolagen sebagai bahan utama. 

Produk ini digunakan dengan cara ditempelkan atau dioleskan ke wajah selama beberapa waktu.

Tujuan utamanya adalah memberikan kelembapan ekstra sekaligus membantu mengurangi tampilan garis halus dan kerutan. Kolagen dalam masker ini diklaim dapat diserap oleh kulit untuk meningkatkan elastisitas.

Allawh menjelaskan bahwa ukuran molekul kolagen cenderung besar, sehingga sulit menembus kulit secara langsung.  Oleh karena itu, banyak produk menggunakan kolagen terhidrolisis, yaitu kolagen yang sudah dipecah menjadi molekul lebih kecil agar lebih mudah diserap.

Efektivitas masker kolagen menurut penelitian

Meski banyak klaim manfaat, bukti ilmiah terkait efektivitas masker kolagen masih terbatas. 

Beberapa penelitian menunjukkan hasil yang cukup menjanjikan, namun belum sepenuhnya konklusif.

“Kami tahu bahwa kolagen terhidrolisis dapat menembus lapisan atas kulit dan mungkin merangsang produksi kolagen baru, tetapi masih dibutuhkan lebih banyak penelitian untuk memastikan efektivitasnya,” terang Allawh.

Sebuah studi kecil yang diterbitkan dalam Journal of Cosmetic Dermatology menemukan bahwa penggunaan produk kolagen topikal selama satu bulan dapat meningkatkan kelembapan dan elastisitas kulit pada perempuan usia paruh baya.

Meski begitu, penelitian berskala lebih besar masih diperlukan untuk memastikan manfaat jangka panjang dari masker kolagen.

Meskipun tidak secara langsung meningkatkan produksi kolagen secara signifikan, masker kolagen tetap memiliki manfaat tertentu bagi kulit.

Salah satu manfaat utama adalah meningkatkan hidrasi. Kolagen membantu kulit menahan air, sehingga membuat kulit tampak lebih lembap dan kenyal.

Selain itu, penggunaan masker juga dapat memberikan efek sementara berupa kulit yang lebih segar dan cerah. Hal ini sering kali membuat kulit terlihat lebih sehat setelah pemakaian.

Efek samping dan hal yang perlu diperhatikan

Secara umum, kolagen topikal jarang menyebabkan iritasi. Namun, produk masker biasanya mengandung bahan tambahan seperti vitamin C, ekstrak tanaman, atau pewangi yang berpotensi memicu reaksi pada kulit sensitif.

“Meski bahan tersebut alami, tetap bisa menyebabkan iritasi pada beberapa jenis kulit,” tutur Allawh.

Jika setelah menggunakan masker muncul rasa perih, panas, atau kemerahan, disarankan untuk segera menghentikan pemakaian. Selain itu, penting untuk mengikuti petunjuk penggunaan dan tidak menggunakan masker terlalu lama dari yang dianjurkan.

Cara meningkatkan produksi kolagen secara efektif

Jika tujuan utama adalah meningkatkan produksi kolagen, ada metode lain yang dinilai lebih efektif dibandingkan masker.

Menurut Allawh, bahan seperti retinoid (turunan vitamin A) merupakan standar emas dalam merangsang produksi kolagen di kulit.

Ia juga menyarankan penggunaan serum vitamin C untuk melindungi kulit dari kerusakan lingkungan sekaligus membantu meningkatkan produksi kolagen.

Selain itu, penggunaan tabir surya setiap hari juga sangat penting untuk melindungi kolagen alami di dalam kulit dari kerusakan akibat sinar UV.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang