Sean Gelael Optimistis Tatap Musim Balap 2026, Bidik Kemenangan di Le Mans
Pebalap Indonesia, Sean Gelael, sangat optimistis menatap musim balap 2026 dan menargetkan juara di ajang 24 Hours of Le Mans musim ini.
Pada musim 2026 ini, Sean kembali turun membalap di ajang FIA World Endurance Championship bersama tim WRT serta Asian Le Mans Series bersama tim AF Corse 51.
Pebalap 29 tahun itu mengaku sangat optimistis dalam perburuan gelar musim ini setelah berkaca pada pencapaian dalam dua tahun terakhir di mana timnya selalu berada dalam posisi kompetitif.
Buktinya, Sean dan timnya berhasil dua kali finis sebagai runner-up di FIA World Endurance Championship serta dua kali menjadi runner-up di Le Mans.
"Tahun lalu, bahkan dua tahun terakhir, kami sebenarnya selalu berada dalam posisi win in the bag di ajang WEC maupun GT World Challenge," kata Sean ketika ditemui di MyPertamina Stage, IIMS JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (14/2/2026).
"Kami juga meraih beberapa podium, tetapi sayangnya persaingan menuju gelar juara selalu terhenti di balapan sebelum terakhir. Selisihnya sangat tipis, namun musim ini kami kembali dengan semangat baru," lanjutnya.
Sean Gelael Percaya Diri
Dengan raihan positif selama dua tahun terakhir, Sean pun cukup percaya diri dengan peluangnya untuk juara musim ini.
Dari total 18 balapan di berbagai ajang, Sean telah melewati empat seri dan masih memiliki peluang yang besar untuk bersaing dalam perebutan gelar juara dunia.
"Dari sisi potensi, peluang itu selalu ada. Jadi, Insya Allah, semoga tahun ini menjadi tahunnya kami," ucap Sean.
"Namun, kami juga sadar bahwa hasil akhir tidak ada yang tahu. Kami hanya bisa bekerja keras, melakukan yang terbaik, dan sisanya kami serahkan kepada Tuhan," ungkapnya.
Sean menilai musim ini justru peluang untuk juara lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Secara realistis, peluang untuk bersaing di perebutan gelar juara musim ini masih cukup besar, bahkan lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," kata Sean.
"Setiap musim, Alhamdulillah, kami selalu mampu berada di posisi teratas klasemen sementara. Namun memang, untuk gelar juara akhir, kami belum berhasil meraihnya. Karena itu, target kami jelas, yakni menjadi juara," tutur dia.
Satu yang menjadi target pribadinya pada balapan tahun ini adalah kemenangan di ajang paling prestisius balap ketahanan, 24 Hours of Le Mans.
"Target pribadi saya yang paling besar tentu ingin memenangkan Le Mans 24 Hours. Itu adalah balapan yang sangat prestisius. Jika bisa menang di sana, kami benar-benar akan tercatat dalam sejarah," ujarnya.
"Selain Le Mans, saya juga menantikan Imola, yang menurut saya menjadi salah satu trek kuat bagi kami, serta Austin, tempat kami meraih kemenangan musim lalu. Namun semua tetap bergantung pada banyak faktor teknis, termasuk balance of performance (BOP),” tambahnya.
Sean memahami semua target itu tidak mudah dan membutuhkan konsistensi dalam finis di barisan depan pada setiap balapan guna mewujudkan target timnya musim ini.
"Target utama kami musim ini adalah tampilan konsisten mungkin. Mungkin tidak harus menang di semua balapan, tetapi konsisten finis di lima besar agar bisa mengamankan gelar juara secara keseluruhan,” ujar Ambassador Pertamax Turbo itu.
Dukungan bagi Sean Gelael
Dan untuk menunjang penampilannya pada setiap kejuaraan internasional pada musim ini, Sean kembali mendapatkan dukungan penuh dari produk unggulan Pertamina Patra Niaga, yakni Pertamax Turbo, Pertamina Fastron, di SPBU Pertamina.
Mengusung tema “Performa Kelas Dunia, Kebanggaan Indonesia”, kemitraan tersebut akan berlangsung sepanjang musim balap 2026.
Kolaborasi ini diwujudkan melalui partisipasi dalam sejumlah ajang balap internasional bergengsi, di antaranya FIA World Endurance Championship (FIA WEC), GT World Challenge Europe – Endurance Cup, GT World Challenge Asia Mandalika Round, serta Asian Le Mans Series 2025–2026.
Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, menyampaikan bahwa kemitraan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat citra produk Pertamina Patra Niaga di tingkat global.
“Melalui kolaborasi dengan AF Corse 51 dan Sean Gelael, kami ingin menunjukkan bahwa produk Indonesia seperti Pertamax Turbo dan Pertamina Fastron mampu merepresentasikan performa, inovasi, serta daya saing Indonesia di panggung global,” imbuh Eko.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang