Atletico Tekuk Barcelona, Yamal dan Rashford Serukan Kebangkitan

Lamine Yamal, Barcelona, Marcus Rashford, Atletico Tekuk Barcelona, Yamal dan Rashford Serukan Kebangkitan

Lamine Yamal dan Marcus Rashford sama-sama menyuarakan optimisme usai Barcelona kalah 0-2 dari Atletico Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions, Kamis (9/4/2026) dini hari WIB.

Kurang dari 12 jam setelah laga, Lamine Yamal mengirim pesan kepada para pendukung Barcelona melalui media sosial, menegaskan bahwa peluang timnya masih terbuka pada leg kedua.

Pemain berusia 18 tahun itu mencoba membangkitkan optimisme di tengah situasi sulit yang dihadapi timnya.

“Ini belum berakhir, penggemar Barca. Kami akan memberikan yang terbaik di leg kedua. Semua bersatu, selalu,” tulis Yamal.

Lamine Yamal, Barcelona, Marcus Rashford, Atletico Tekuk Barcelona, Yamal dan Rashford Serukan Kebangkitan

Lamine Yamal merayakan gol pertama timnya dalam pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Athletic Club Bilbao vs FC Barcelona di Stadion San Mames di Bilbao pada 7 Maret 2026. (Foto oleh ANDER GILLENEA / AFP)

Pesan tersebut diunggah bersamaan dengan foto dirinya yang tampak kecewa usai pertandingan. 

Namun, ia menegaskan bahwa fokus tim kini sudah beralih untuk bangkit pada leg kedua.

Para pemain disebut sepakat bahwa peluang masih ada selama leg kedua belum dimainkan.

Rashford Soroti Peluang dan Bela Cubarsi

Selain Yamal, penyerang Blaugrana Marcus Rashford juga memberikan pandangannya usai laga. 

Dilansir dari Mundo Deportivo, Rashford mengaku kecewa dengan hasil akhir pertandingan, namun tetap melihat hal positif dari performa tim.

“Ini mengecewakan, tetapi itulah sepak bola. Hal-hal seperti ini bisa terjadi, tetapi saya harus mengatakan bahwa kami mampu bereaksi dan kembali ke permainan, itu luar biasa,”

“Kita harus mengambil pelajaran dari leg kedua. Kami bermain di level yang sangat tinggi,” ujarnya.

Ia juga optimistis Barcelona masih mampu membalikkan keadaan pada leg kedua.

"Tim ini selalu menciptakan peluang. Kami memiliki banyak kualitas, meskipun bola tidak masuk hari ini. Kita tidak boleh terlalu memikirkan itu, karena di pertandingan lain bola pasti akan masuk,” 

“Di leg kedua, kita harus menyadari hal itu dan mencoba membalikkan keadaan." lanjut Rashford.

Selain itu, Rashford turut membela Pau Cubarsi yang menerima kartu merah pada babak pertama.

"Saya rasa itu bukan karena kurangnya kedewasaan. Jika Anda bermain dengan intensitas seperti itu, hal itu bisa terjadi. Dan jika orang-orang menginginkan 'Cuba' (Cubarsi) untuk tidak mengejar bola itu, mungkin lawan akan mencetak gol,” 

“Wasit membuat keputusan dan menunjukkan kartu merah. Tetapi setelah itu, kami merespons dengan cukup baik, dan kami harus fokus pada hal itu,” tegas Rashford.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang