Cuan 4 Tahun Beruntun, Malaysia Aviation Group Genjot Modernisasi Pesawat dan Layanan
Malaysia Aviation Group (MAG) mencatat kinerja keuangan positif dengan laba bersih yang terus bertumbuh, menandai fase baru setelah beberapa tahun menjalankan transformasi bisnis untuk memperkuat fondasi perusahaan dan meningkatkan efisiensi operasional.
Presiden dan Group Chief Executive Officer Nasaruddin A. Bakar menegaskan capaian ini bukan kebetulan, melainkan hasil konsistensi strategi perusahaan.
“Ini merupakan tahun keempat berturut-turut kami mencatatkan laba operasional, yang mencerminkan disiplin dalam eksekusi, pengelolaan biaya yang ketat, serta fokus pada efisiensi operasional,” ujarnya dalam konferensi pers di Malaysia International Trade and Exhibition Centre, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (3/4/2026).
Ia menambahkan, transformasi yang dijalankan dalam beberapa tahun terakhir menjadi fondasi utama pertumbuhan tersebut.
“Dalam beberapa tahun terakhir, kami menjalankan transformasi yang terukur untuk memperkuat fondasi bisnis dan menyiapkan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan,” kata Nasaruddin.

Malaysia Airlines targetkan masuk top 10 maskapai dunia
Dalam laporan keuangan 2025, Malaysia Aviation Group membukukan laba bersih setelah bunga dan pajak (NIAT) sebesar RM137 juta atau sekitar 29 juta dolar AS (kurs ringgit 4 April 2026).
Angka ini meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan RM54 juta atau sekitar 11,4 juta dolar AS (kurs ringgit 4 April 2026) pada 2024.
Capaian tersebut sekaligus menandai tren pertumbuhan yang konsisten, seiring upaya perusahaan memperkuat kinerja di tengah dinamika industri penerbangan global.
“Hasil ini mencerminkan disiplin dalam eksekusi strategi, pengelolaan biaya yang ketat, serta peningkatan efisiensi operasional di seluruh lini bisnis,” ujar Nasaruddin.
Tidak hanya dari sisi keuangan, MAG juga mencatat peningkatan pada pengalaman pelanggan. Indeks kepuasan pelanggan (Customer Satisfaction Index) mencapai 84 persen pada awal 2026, menunjukkan fokus perusahaan yang semakin kuat pada kualitas layanan.
Ke depan, MAG mengandalkan rencana jangka panjang bertajuk Long-Term Business Plan 3.0 (LTBP 3.0) sebagai peta jalan pertumbuhan hingga 2030. Strategi ini menandai pergeseran dari fase stabilisasi menuju ekspansi yang lebih disiplin.
“LTBP 3.0 menjadi langkah penting bagi kami untuk memperkuat posisi kompetitif sekaligus menegaskan peran sebagai grup layanan penerbangan dan perjalanan terdepan di Asia,” kata Nasaruddin.
Dalam rencana tersebut, MAG menargetkan pendapatan grup melampaui RM24 miliar sekaligus menargetkan masuk jajaran 10 maskapai terbaik dunia versi Skytrax pada 2030.
Sejalan dengan itu, ekspansi jaringan menjadi salah satu fokus utama, terutama ke pasar Asia Timur yang menunjukkan permintaan tinggi. Permintaan perjalanan ke China dan Jepang, misalnya, mencatat tingkat keterisian penumpang yang tinggi pada awal 2026.
Maskapai Malaysia Airlines menyediakan kids giveaway pack berisi buku mewarnai, stiker, dan mainan untuk menjaga anak tetap terhibur selama perjalanan.
Modernisasi armada jadi kunci, A330neo perkuat pengalaman terbang
Upaya memperkuat kinerja ini juga dibarengi dengan pembenahan di sisi operasional, terutama melalui modernisasi armada.
MAG secara bertahap memperbarui pesawatnya untuk memastikan efisiensi sekaligus meningkatkan pengalaman penumpang.
Chief Executive Officer Airline Business MAG Bryan Foong mengatakan bahwa dalam lima tahun terakhir, perusahaan fokus membangun kembali fondasi operasional.
“Dalam lima tahun terakhir, kami fokus membangun kembali operasional, meningkatkan keandalan, serta memperluas kehadiran komersial di pasar utama,” ujarnya.
Perbaikan ini mulai terlihat dari meningkatnya kinerja ketepatan waktu penerbangan (on-time performance/OTP). Pada kuartal pertama 2026, Malaysia Airlines mencatat OTP sebesar 88 persen, meningkat dari 84 persen pada 2025. Bahkan, saat periode puncak Hari Raya, OTP sempat mencapai 93 persen.
Menurut Bryan, capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai investasi yang dilakukan, termasuk dalam aspek perawatan pesawat dan penguatan rantai pasok. “Kami memastikan aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama, sembari meningkatkan keandalan operasional,” katanya.
Sejalan dengan itu, modernisasi armada menjadi salah satu pilar penting dalam strategi jangka panjang perusahaan. Hingga saat ini, MAG telah mendatangkan 10 unit Airbus A330neo dan 14 Boeing 737-8 sebagai bagian dari pembaruan armada.
Bryan menekankan bahwa kehadiran pesawat generasi baru ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga membawa perubahan nyata bagi pengalaman penumpang.
“Boeing 737-8 memberikan pengalaman yang jauh lebih baik untuk penerbangan jarak pendek dan regional, sementara A330neo dengan kabin kelas bisnis dan ekonomi terbaik di kelasnya menjadi terobosan untuk rute jarak menengah hingga jauh,” ujarnya.
Dengan pembaruan ini, penumpang kini dapat merasakan kabin yang lebih modern, kenyamanan lebih baik, serta layanan yang lebih konsisten di berbagai rute.
Sementara itu, Chief Commercial Officer Airline Business MAG Dersenish Aresandiran melihat momentum pertumbuhan ini semakin kuat dari sisi permintaan pasar.
“Kami melihat permintaan yang terus tumbuh di pasar-pasar utama, dan ini mendorong kami untuk memperluas jaringan serta menghadirkan konektivitas yang lebih luas bagi pelanggan,” ujarnya.
Ia menambahkan, ekspansi jaringan ke China dan Jepang menjadi bagian dari strategi besar untuk memperkuat posisi Kuala Lumpur sebagai hub penerbangan di kawasan.
“Langkah ini tidak hanya memperkuat jaringan kami, tetapi juga mendukung ambisi Malaysia sebagai gerbang utama ke Asia,” kata Dersenish.
Dengan kombinasi kinerja keuangan yang solid, peningkatan operasional, serta ekspansi jaringan yang agresif, MAG menilai fondasi bisnisnya kini semakin kuat untuk menghadapi persaingan industri penerbangan global ke depan.
“Semua langkah ini kami jalankan dengan prinsip keberlanjutan bisnis dan kontribusi terhadap konektivitas nasional,” imbuh Nasaruddin.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang