Joan Laporta Kembali Berkuasa di Barcelona hingga 2031

Presiden Barcelona terpilih, Joan Laporta
Presiden Barcelona terpilih, Joan Laporta

 Joan Laporta kembali mencetak sejarah di FC Barcelona. Ia resmi terpilih lagi sebagai presiden klub untuk keempat kalinya setelah menang telak dalam pemilihan yang digelar pada Minggu, 16 Maret 2026

Laporta meraih kemenangan meyakinkan dengan 68 persen suara, jauh mengungguli pesaingnya, Victor Font, yang hanya memperoleh sekitar 30 persen dukungan dari para anggota klub.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah hasil pemungutan suara diumumkan, Laporta langsung menyampaikan pidato kemenangan. Ia menegaskan rasa bangganya terhadap sistem demokrasi yang dijalankan Barcelona, di mana para anggota klub memiliki hak untuk menentukan pemimpin mereka.

“Pertama-tama saya ingin berterima kasih kepada klub luar biasa ini. Para anggota memilih siapa yang akan mewakili mereka, dan itu sesuatu yang unik di dunia,” ujar Laporta.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para anggota yang datang memberikan suara dalam pemilihan tersebut.

“Ini adalah hari yang luar biasa. Sebuah perayaan demokrasi, perayaan Barcelona. Terima kasih kepada semua anggota yang sudah datang dan berpartisipasi,” katanya.

Laporta turut memuji kerja keras jajaran internal klub yang ikut menyukseskan proses pemilihan, termasuk dewan direksi yang dipimpin Rafa Yuste serta komite pemilihan.

Dalam pidatonya, Laporta juga memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh penting Barcelona yang ikut hadir memberikan suara, termasuk pelatih tim utama Hansi Flick.

Flick datang ke tempat pemungutan suara setelah membawa Barcelona meraih kemenangan 5-2 atas Sevilla FC di Spotify Camp Nou.

“Saya minta tepuk tangan untuk dia. Dia menyempatkan datang untuk memberikan suara,” kata Laporta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain Flick, Laporta juga menyampaikan terima kasih kepada direktur olahraga Deco, mantan pemain Bojan Krkic, serta sejumlah pejabat dan staf klub yang ikut berpartisipasi dalam pemilihan.

Kemenangan ini menandai babak baru bagi kepemimpinan Laporta di Barcelona, dengan harapan membawa klub kembali berjaya baik di kompetisi domestik maupun Eropa.