Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Mulai Ramai, Jumlah Kapal Ditambah

Pelabuhan Ketapang, Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Mulai Ramai, Jumlah Kapal Ditambah

PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, menambah jumlah armada kapal feri menjadi 35 unit dari sebelumnya 30 kapal.

Penambahan ini dilakukan untuk mengurai lonjakan arus pemudik di Pelabuhan Gilimanuk, yang terus meningkat menjelang Lebaran 2026.

Koordinator Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, Banyuwangi pada BPTD Kelas II Provinsi Jawa Timur, Bayu Kusumo Nugroho, mengatakan bahwa kondisi arus mudik pada lintasan Ketapang–Gilimanuk membutuhkan penanganan khusus berupa penambahan armada.

"Pada kondisi normal, kapal feri yang beroperasi sebanyak 28 unit dan ditambah menjadi 30 unit. Namun karena hari ini arus mudik terus meningkat, kami tingkatkan lagi menjadi 35 kapal," ujarnya di Banyuwangi, Sabtu.

5 kapal kapasitas besar jadi prioritas sandar

Bayu menjelaskan bahwa lima kapal tambahan dengan kapasitas besar dioperasikan menggunakan pola tiba bongkar muat.

Artinya, kelima kapal tersebut diprioritaskan untuk melakukan pemuatan di Pelabuhan Gilimanuk demi mengurai antrean pemudik, sementara di Pelabuhan Ketapang hanya melakukan proses bongkar muatan.

Pelabuhan Ketapang, Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Mulai Ramai, Jumlah Kapal Ditambah

Kepadatan kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk Bali.

"Jadi lima kapal feri dengan kapasitas besar ini menjadi prioritas sandar di dermaga Pelabuhan Gilimanuk untuk pemuatan, sedangkan di Pelabuhan Ketapang hanya untuk bongkar muatan," jelasnya.

Pergerakan penumpang dan kendaraan turun dari Bali ke Jawa

Berdasarkan data ASDP Cabang Ketapang/Gilimanuk, pada H-8 Lebaran 2026 atau Jumat (13/3/2026), sebanyak 37.877 orang pemudik menyeberang dari Gilimanuk ke Ketapang.

Jumlah ini turun 30,5 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang mencapai 54.478 orang.

Adapun realisasi kendaraan yang menyeberang pada H-8 adalah:

  • Kendaraan roda dua: 6.066 unit
  • Kendaraan roda empat: 3.573 unit
  • Truk: 2.154 unit
  • Bus: 383 unit
  • Total seluruh kendaraan yang menyeberang dari Bali ke Jawa mencapai 12.176 unit.

Penyeberangan dari Jawa ke Bali justru meningkat

Meski arus dari Bali ke Jawa mengalami penurunan, pergerakan sebaliknya justru meningkat. Total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali pada H-8 mencapai 26.173 orang, atau naik 6,2 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 24.640 orang.

Sementara itu, total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Bali tercatat 5.365 unit, meningkat 2,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 5.235 unit.

Penambahan armada hingga 35 kapal menunjukkan upaya maksimal ASDP dalam menjaga kelancaran arus mudik di salah satu jalur penyeberangan tersibuk di Indonesia.

Pola operasional khusus kapal berkapasitas besar juga diharapkan dapat mengurai antrean kendaraan dan penumpang yang membludak menjelang puncak mudik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang