Kunci Kemenangan Barcelona atas Bilbao: Pentingnya Pressing di Balik Garis Pertahanan Tinggi
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memberikan pembelaan terhadap taktik garis pertahanan tinggi yang diterapkan timnya setelah memetik hasil positif di kancah domestik.
Keberhasilan mempertahankan gaya bermain ini membawa El Barca meraih kemenangan krusial saat menjamu Athletic Bilbao dalam lanjutan kompetisi Liga Spanyol 2025-2026 akhir pekan ini.
Dalam laga yang berakhir dengan skor tipis 1-0 tersebut, Barcelona menunjukkan bahwa sistem pertahanan mereka masih sangat tangguh menghadapi gempuran lawan.
Kemenangan ini sekaligus menjawab keraguan publik yang menilai bahwa garis pertahanan tinggi mulai mudah dieksploitasi oleh tim-tim lawan melalui skema serangan balik cepat.
Filosofi Bertahan dan Pressing Konsisten
Taktik garis pertahanan tinggi telah menjadi identitas utama Blaugrana sejak kedatangan Flick pada Mei 2024.
Meski strategi ini sering kali membuat lawan frustrasi karena jebakan offside yang efektif, kritik mulai bermunculan ketika beberapa lawan berhasil lolos dan berhadapan langsung dengan kiper.
Namun, Flick menegaskan bahwa masalah utama bukan terletak pada posisi bek, melainkan pada intensitas tekanan di lini depan.
orang selalu bilang: garis pertahanan tinggi, tapi sebenarnya bukan itu," kata Flick dikutip dari Tribuna.
"Tidak masalah seberapa tinggi garis pertahanan atau siapa pemain di lini belakang kita. Yang penting adalah bagaimana kita melakukan pressing."
"Jika kita melalukan pressing dengan baik, lini pertahanan tinggi akan efektif. Jika tidak, kita bisa dengan mudah kebobolan," lanjutnya.
Menurut Hansi Flick, efektivitas sistem pertahanan tinggi sangat bergantung pada konsistensi pressing.
Tanpa tekanan yang kuat terhadap pemain lawan yang memegang bola, lini belakang akan selalu berada dalam posisi yang rentan terhadap operan terobosan.
Lamine Yamal merayakan gol pertama timnya dalam pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Athletic Club Bilbao vs FC Barcelona di Stadion San Mames di Bilbao pada 7 Maret 2026. (Foto oleh ANDER GILLENEA / AFP)
Persaingan Gelar Juara LaLiga
Keberhasilan membungkam Bilbao membuat posisi Barcelona di puncak klasemen LaLiga semakin kokoh.
Tambahan tiga poin ini membuat mereka kini mengantongi 67 poin dari 27 pertandingan, sekaligus menjauh dari kejaran rival abadi mereka, Real Madrid, yang menduduki urutan kedua.
Tekanan sempat dirasakan skuad asuhan Flick setelah Real Madrid meraih kemenangan 2-1 atas Celta Vigo pada laga pembuka pekan ini, yang sempat memangkas jarak poin menjadi hanya satu angka.
Namun, kemenangan atas Bilbao kembali melebarkan selisih menjadi empat poin.
Flick pun membuktikan bahwa filosofi permainannya masih menjadi senjata ampuh yang membawa tim meraih treble domestik pada musim sebelumnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang