Deco Sesali Keputusan VAR di Leg Pertama Usai Barcelona Gugur di Semifinal Copa del Rey

Atletico Madrid, Deco, Barcelona, Hansi Flick, RFEF, Deco Sesali Keputusan VAR di Leg Pertama Usai Barcelona Gugur di Semifinal Copa del Rey

Direktur Olahraga Barcelona, Deco, meluapkan kekecewaannya setelah langkah Blaugrana terhenti di babak semifinal Copa del Rey 2025-2026.

Meski berhasil memenangkan leg kedua dengan skor 3-0 di kandang sendiri, hasil tersebut belum mampu membalikkan defisit agregat akibat kekalahan telak pada pertemuan pertama di markas Atletico Madrid.

Kegagalan ini membuat Deco kembali menyoroti kinerja perangkat pertandingan pada leg pertama yang dianggap merugikan tim asal Catalan tersebut.

Fokus utama keluhan kubu Barcelona tertuju pada keputusan VAR yang menganulir gol Pau Cubarsi, yang dinilai menjadi titik balik krusial dalam pertempuran memperebutkan tiket ke babak final.

Drama tersingkirnya skuad asuhan Hansi Flick ini bermula dari kekalahan 0-4 di Riyadh Air Metropolitano.

Saat itu, gol Cubarsi dibatalkan karena offside yang sangat meragukan, di tengah laporan adanya gangguan teknis pada sistem semi-otomatis.

Hal ini memicu amarah manajemen hingga mereka mengirimkan surat pengaduan resmi kepada RFEF dan Komite Teknis Wasit (CTA).

Pihak klub menuntut transparansi lebih dalam penggunaan teknologi di lapangan, termasuk meminta publikasi rekaman audio VAR secara lengkap.

Dalam pandangan manajemen, kesalahan tersebut telah merusak kredibilitas kompetisi dan merugikan perlakuan adil antar klub.

“Membalikkan skor 4-0 dari leg pertama bukanlah hal mudah, itulah sebabnya kami mengajukan protes terkait gol Cubarsi yang dianulir,” kata Deco dikutip oleh Mundo Deportivo.

“Dengan skor 4-1, seharusnya hari ini akan ada perpanjangan waktu, tetapi kita tidak boleh mencari alasan, dan tim bermain luar biasa.”

Dominasi Pertandingan yang Belum Cukup

Pada laga leg kedua semalam, Barcelona sebenarnya tampil sangat dominan dan mengurung pertahanan Atletico Madrid.

Atletico Madrid, Deco, Barcelona, Hansi Flick, RFEF, Deco Sesali Keputusan VAR di Leg Pertama Usai Barcelona Gugur di Semifinal Copa del Rey

Gelandang Barcelona Marc Bernal merayakan gol ketiga timnya pada laga leg kedua semifinal Copa del Rey antara FC Barcelona dan Atletico Madrid di Stadion Camp Nou di Barcelona pada 3 Maret 2026.

Namun, tiga gol yang tercipta tidak mampu menambal lubang besar yang ditinggalkan dari laga di Madrid.

Walaupun gagal melaju, manajemen tetap memberikan apresiasi terhadap semangat juang para pemain.

“Kami mendominasi seluruh pertandingan. Komitmen kami adalah pertanda baik dan membuat kami senang karena kami masih memiliki banyak hal untuk dimenangkan musim ini,” lanjut Deco.

“Kami ingin memenangkan Copa del Rey, tetapi kami bermain buruk di sana. Terhubung dengan para penggemar seperti ini menunjukkan bahwa tim ini membangkitkan antusiasme.”

Fokus ke Liga dan Badai Cedera

Kekalahan agregat ini terasa semakin pahit karena dua penggawa lini belakang, Jules Kounde dan Alejandro Balde, harus mengalami cedera dalam laga tersebut.

Tantangan besar kini menanti pelatih Hansi Flick untuk meramu taktik di sisa musim kompetisi Liga Spanyol.

Menutup keterangannya, Deco menegaskan bahwa tim harus segera bangkit dan mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya melawan Athletic Bilbao guna menjaga peluang meraih gelar domestik lainnya.

“Kami telah menunjukkan bahwa kami dalam kondisi baik meskipun mengalami cedera, hari ini pada Jules Kounde dan Alejandro Balde," tegas Deco.

"Kita bisa bercita-cita untuk memenangkan gelar. Momen-momen penting akan segera datang. Selangkah demi selangkah, kita harus memikirkan Bilbao sekarang,” pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang