Top 12+ Penyebab Rambut Rontok yang Tak Terduga, Termasuk Kelebihan Vitamin

12 Penyebab Rambut Rontok yang Tak Terduga, Termasuk Kelebihan Vitamin, 1. Kurangnya asupan vitamin, 2. Konsumsi vitamin A yang berlebihan, 3. Gemar mengonsumsi minuman bersoda dan manis, 4. Prosedur suntik filler wajah, 5. Tekanan mental maupun fisik, 6. Efek samping dari obat-obatan, 7. Model rambut tertentu, 8. Produk sampo kering dan perawatan kimia, 9. Keracunan logam berat, 10. Pengaruh perubahan musim, 11. Gangguan sistem imun (autoimun), 12. Fluktuasi hormon

  Rambut rontok sering memicu kecemasan bagi pria maupun wanita, terutama saat penyebab pastinya tidak diketahui.  Meskipun para pakar sering kali menghubungkan kondisi ini dengan faktor penuaan dan keturunan, terdapat sejumlah alasan lain yang lebih mengejutkan di balik penipisan atau kerontokan rambut, dikutip dari Best Life, Senin (2/3/2026). Apa saja?

Penyebab tidak terduga kerontokan rambut

1. Kurangnya asupan vitamin

Apabila kamu mengalami kerontokan rambut yang tidak wajar, coba evaluasi pola makan. Kekurangan nutrisi merupakan pemicu yang sering kali terabaikan, tetapi cukup lazim ditemui dalam kasus penipisan rambut.

“Diet seimbang sangat penting untuk pertumbuhan rambut yang sehat,” jelas dermatolog Zein Obagi, MD.

12 Penyebab Rambut Rontok yang Tak Terduga, Termasuk Kelebihan Vitamin, 1. Kurangnya asupan vitamin, 2. Konsumsi vitamin A yang berlebihan, 3. Gemar mengonsumsi minuman bersoda dan manis, 4. Prosedur suntik filler wajah, 5. Tekanan mental maupun fisik, 6. Efek samping dari obat-obatan, 7. Model rambut tertentu, 8. Produk sampo kering dan perawatan kimia, 9. Keracunan logam berat, 10. Pengaruh perubahan musim, 11. Gangguan sistem imun (autoimun), 12. Fluktuasi hormon

Ilustrasi vitamin.

“Kekurangan nutrisi tertentu, seperti asupan zat besi, seng, biotin, atau protein yang tidak memadai, dapat memengaruhi kemampuan folikel rambut untuk menghasilkan untaian rambut baru," lanjut dr. Obagi.

Walaupun mayoritas individu bisa mencukupi kebutuhan mineral dan vitamin lewat makanan yang sehat, dokter spesialis kulit sekaligus direktur medis MDhair, Yoram Harth, MD, mengingatkan, ada beberapa hal yang bisa "mencuri" nutrisi penting bagi tubuh.

“Diet ekstrem atau diet ketat dapat merampas nutrisi penting bagi tubuh, termasuk nutrisi yang krusial untuk menjaga pertumbuhan rambut yang sehat,” ujar dr. Harth.

2. Konsumsi vitamin A yang berlebihan

Sebaliknya, kelebihan asupan vitamin tertentu justru dapat berdampak negatif. Mengonsumsi vitamin A dalam bentuk retinol jauh di atas dosis yang disarankan, yakni 900 mikrogram untuk pria dan 700 mikrogram untuk wanita, dapat memicu kerontokan.

“Mengonsumsi terlalu banyak suplemen jenis retinol dalam jangka waktu lama mengakibatkan folikel rambutmu bekerja terlalu keras,” kata Michael May, FRCS, direktur medis London’s Wimpole Clinic memaparkan.

“Ini berarti rambutmu akan mencapai akhir fase pengembangannya terlalu cepat dan mulai rontok," lanjut dr. May.

Meski demikian, jika dikonsumsi dalam dosis yang pas, vitamin A sebenarnya bermanfaat untuk merangsang pertumbuhan rambut.

3. Gemar mengonsumsi minuman bersoda dan manis

12 Penyebab Rambut Rontok yang Tak Terduga, Termasuk Kelebihan Vitamin, 1. Kurangnya asupan vitamin, 2. Konsumsi vitamin A yang berlebihan, 3. Gemar mengonsumsi minuman bersoda dan manis, 4. Prosedur suntik filler wajah, 5. Tekanan mental maupun fisik, 6. Efek samping dari obat-obatan, 7. Model rambut tertentu, 8. Produk sampo kering dan perawatan kimia, 9. Keracunan logam berat, 10. Pengaruh perubahan musim, 11. Gangguan sistem imun (autoimun), 12. Fluktuasi hormon

Ilustrasi minuman soda, minuman cola.

Sebuah riset pada tahun 2023 mengungkapkan, pria yang meminum satu botol minuman manis per hari, atau total satu hingga tiga liter dalam sepekan, memiliki risiko 30 persen lebih tinggi mengalami kebotakan pola pria dibandingkan mereka yang menghindarinya.

Kategori ini mencakup soda, minuman berenergi, jus buah, hingga kopi yang dimaniskan. Para peneliti menduga, asupan gula yang tinggi memicu lonjakan kadar gula darah yang berhubungan erat dengan kerontokan.

Selain itu, sebuah ulasan terbaru pada pertengahan tahun 2025 memperkuat temuan bahwa minuman manis dan alkohol sama-sama dapat memicu masalah pada rambut.

4. Prosedur suntik filler wajah

Kelly Johnson-Arbor, MD dari National Capital Poison Center menuturkan, injeksi dermal filler yang bertujuan menyamarkan kerutan ternyata dapat berdampak pada rambut.

“Ketika filler disuntikkan ke dalam jaringan subkutan, volume kecil cairan yang disuntikkan dapat menyebabkan tekanan pada pembuluh darah, menghalangi aliran darah ke folikel rambut di sekitarnya,” tutur dia.

“Ini paling umum terlihat setelah penyuntikan filler ke area dahi. Jenis kerontokan rambut ini sering kali membaik dalam jangka waktu beberapa bulan," sambung dr. Johnson-Arbor.

Meskipun injeksi botoks dan asam hialuronat jarang memicu kerontokan, dr. Johnson-Arbor menyebutkan, botoks terkadang justru dipakai untuk terapi rambut rontok karena kemampuannya merelaksasi otot kulit kepala dan melancarkan sirkulasi darah.

5. Tekanan mental maupun fisik

12 Penyebab Rambut Rontok yang Tak Terduga, Termasuk Kelebihan Vitamin, 1. Kurangnya asupan vitamin, 2. Konsumsi vitamin A yang berlebihan, 3. Gemar mengonsumsi minuman bersoda dan manis, 4. Prosedur suntik filler wajah, 5. Tekanan mental maupun fisik, 6. Efek samping dari obat-obatan, 7. Model rambut tertentu, 8. Produk sampo kering dan perawatan kimia, 9. Keracunan logam berat, 10. Pengaruh perubahan musim, 11. Gangguan sistem imun (autoimun), 12. Fluktuasi hormon

Ilustrasi stres.

Anggapan bahwa stres dapat menggugurkan rambut bukanlah sekadar isapan jempol. Seperti dituturkan oleh dr. Obagi, beban pikiran dan trauma fisik mampu mengacaukan siklus alami pertumbuhan rambut.

“Ketika seseorang mengalami peristiwa hidup yang signifikan, mengalami tekanan emosional, atau menahan trauma fisik, tubuh mereka mungkin mengalihkan energi dari pertumbuhan rambut, yang menyebabkan kerontokan rambut sementara atau telogen effluvium,” terang dia.

6. Efek samping dari obat-obatan

“Kerontokan rambut dapat menjadi efek samping yang tidak disengaja dari obat-obatan tertentu, seperti obat kemoterapi, antidepresan, beta-blocker, atau perawatan hormonal,” kata dr. Obagi.

Selain itu, banyak pengguna obat penurun berat badan seperti Ozempic, melaporkan kerontokan rambut yang kemungkinan besar dipicu oleh penurunan berat badan drastis secara mendadak.

12 Penyebab Rambut Rontok yang Tak Terduga, Termasuk Kelebihan Vitamin, 1. Kurangnya asupan vitamin, 2. Konsumsi vitamin A yang berlebihan, 3. Gemar mengonsumsi minuman bersoda dan manis, 4. Prosedur suntik filler wajah, 5. Tekanan mental maupun fisik, 6. Efek samping dari obat-obatan, 7. Model rambut tertentu, 8. Produk sampo kering dan perawatan kimia, 9. Keracunan logam berat, 10. Pengaruh perubahan musim, 11. Gangguan sistem imun (autoimun), 12. Fluktuasi hormon

Ilustrasi gaya rambut kasual wanita wrapped ponytail

7. Model rambut tertentu

Teknik penataan rambut juga memengaruhi kesehatan akar rambut.

“Gaya rambut tertentu yang memberikan tekanan berlebihan pada folikel rambut, seperti kuncir kuda yang kencang, kepang, atau sambungan rambut (extensions), dapat menyebabkan traction alopecia,” jelas dr. Obagi.

Kerusakan ini muncul saat folikel ditarik secara paksa dalam waktu lama, sehingga helai rambut melemah lalu patah atau terlepas. Mengurangi suhu panas saat menata rambut dan memilih ikatan yang lebih longgar dapat mencegah masalah ini.

8. Produk sampo kering dan perawatan kimia

Penggunaan dry shampoo sebenarnya aman selama kamu tetap mencuci rambut dengan air secara rutin.

"Namun, pemakaian yang berlebihan dapat memengaruhi folikel rambut dan menyumbat pori-pori," kata trichologist Hannah Gaboardi.

"Ini dapat menyebabkan keterlambatan siklus rambut alami dan memperlambatnya. Penyumbatan ini mencegah folikel rambut menerima nutrisi dan aliran oksigen yang dibutuhkan untuk rambut yang sehat," lanjut dia.

Selain itu, prosedur kimia seperti pelurusan rambut juga berisiko merusak folikel. Riset tahun 2022 menunjukkan, perawatan kimia tidak hanya memicu kerontokan dan radang kulit kepala, tetapi juga berhubungan dengan risiko eksim hingga luka bakar.

9. Keracunan logam berat

12 Penyebab Rambut Rontok yang Tak Terduga, Termasuk Kelebihan Vitamin, 1. Kurangnya asupan vitamin, 2. Konsumsi vitamin A yang berlebihan, 3. Gemar mengonsumsi minuman bersoda dan manis, 4. Prosedur suntik filler wajah, 5. Tekanan mental maupun fisik, 6. Efek samping dari obat-obatan, 7. Model rambut tertentu, 8. Produk sampo kering dan perawatan kimia, 9. Keracunan logam berat, 10. Pengaruh perubahan musim, 11. Gangguan sistem imun (autoimun), 12. Fluktuasi hormon

Ilustrasi rambut rontok

Dalam situasi yang langka, hilangnya rambut bisa menjadi sinyal kondisi serius seperti paparan logam berat beracun, terutama thallium dan arsenik.

“Di dalam tubuh manusia, logam berat ini mengganggu metabolisme dan fungsi seluler normal, mengganggu pertumbuhan rambut dan fungsi organ lainnya,” ungkap dr. Johnson-Arbor.

Rambut rontok akibat keracunan logam berat biasanya tidak hanya terjadi di satu titik, melainkan menyebar ke seluruh bagian kepala.

Kondisi ini, lanjut dr. Johnson-Arbor, umumnya dibarengi dengan keluhan lain, seperti rasa linglung, sensasi kesemutan atau mati rasa pada anggota gerak, hingga masalah pada sistem pencernaan.

10. Pengaruh perubahan musim

Banyak orang merasakan rambut lebih banyak rontok saat memasuki musim gugur atau musim dingin, dan hal ini biasanya merupakan fenomena normal.

Saat cuaca dingin, udara kering dapat menyerap kelembapan dari kulit kepala, yang mengakibatkan rambut menjadi rapuh, mudah patah, dan akhirnya rontok.

Spesialis rambut Gökhan Vayni menjelaskan, tubuh cenderung mempertahankan rambut lebih banyak di musim panas untuk proteksi dari matahari, lalu melepaskannya saat musim dingin untuk memberi ruang bagi pertumbuhan rambut yang lebih tebal.

11. Gangguan sistem imun (autoimun)

12 Penyebab Rambut Rontok yang Tak Terduga, Termasuk Kelebihan Vitamin, 1. Kurangnya asupan vitamin, 2. Konsumsi vitamin A yang berlebihan, 3. Gemar mengonsumsi minuman bersoda dan manis, 4. Prosedur suntik filler wajah, 5. Tekanan mental maupun fisik, 6. Efek samping dari obat-obatan, 7. Model rambut tertentu, 8. Produk sampo kering dan perawatan kimia, 9. Keracunan logam berat, 10. Pengaruh perubahan musim, 11. Gangguan sistem imun (autoimun), 12. Fluktuasi hormon

Ada tiga jenis penyakit autoimun yang paling sering dokter temui pada anak-anak, yaitu juvenile idiopathic arthritis (JIA), lupus, dan vaskulitis IgA.

Penting bagimu untuk mendiskusikan kerontokan rambut dengan dokter guna memeriksa kemungkinan adanya kondisi autoimun.

“Kondisi autoimun, seperti alopecia areata, dapat menyebabkan kerontokan rambut dengan menyerang folikel rambut secara keliru,” kata dr. Obagi.

Kondisi ini menyebabkan siklus pertumbuhan rambut terhenti dan memicu kerontokan yang berkelanjutan.

12. Fluktuasi hormon

Terakhir, ketidakseimbangan hormon memegang peranan besar dalam menentukan kepadatan rambut.

“Kehamilan, persalinan, menopause, dan kondisi seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS) dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang memengaruhi siklus pertumbuhan rambut,” tutur dr. Harth.

“Perubahan ini dapat menyebabkan kerontokan rambut sementara atau bahkan penipisan rambut permanen," sambung dia.

Berkonsultasi dengan ahli kesehatan yang fokus pada masalah hormonal dapat membantumu mengatasi penyebab utama dan mengelola perubahan pada rambut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang