Kisah Eks Barcelona Kabur dari Iran, Tempuh 16 Jam usai Serangan Udara
Mantan pemain Barcelona, Munir El Haddadi, berhasil meninggalkan Iran setelah menjalani perjalanan dramatis di tengah situasi keamanan yang memanas.
Penyerang berusia 30 tahun yang kini memperkuat Esteghlal FC di Liga Pro Iran itu mengungsi ke Turkiye setelah penerbangannya dibatalkan akibat serangan udara.
Munir El Haddadi menjadi salah satu atlet yang berupaya keluar dari negara tersebut setelah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap sejumlah target di Iran.
Munir menjelaskan bahwa rencana awalnya adalah meninggalkan Iran melalui jalur udara. Namun, situasi berubah setelah pesawat yang akan ditumpanginya tidak dapat lepas landas.
“Saya ingin berterima kasih atas semua pesan dan perhatian terhadap situasi saya di Iran. Kemarin, niatnya meninggalkan negara ini melalui udara, tetapi kami akhirnya dievakuasi dari pesawat dan tidak bisa terbang,” tulis Munir di media sosial, seperti dikutip dari Mundo Deportivo.
Perjalanan Darat Belasan Jam
Pemain yang memperkuat tim utama Barcelona dari 2014 sampai 2019 tersebut kemudian menempuh perjalanan darat selama 16 jam menuju perbatasan.
“Klub menyediakan mobil agar saya bisa meninggalkan negara ini lewat darat. Berkat itu, saya dapat melintasi perbatasan tanpa masalah.”
Terminal kosong melompong di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi, setelah serangan Iran menyasar semua negara Teluk pada Minggu (1/3/2026). Iran menargetkan pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah untuk membalas serangan gabungan AS-Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Selama perjalanan, Munir dan rombongan disebut menyaksikan rudal di langit, menambah ketidakpastian dalam proses evakuasi.
Munir memastikan dirinya telah berada dalam kondisi aman setelah berhasil memasuki wilayah Turkiye.
“Saat ini saya sudah aman di Turkiye dan akan tiba di Spanyol dalam beberapa jam ke depan. Terima kasih atas dukungan semua orang,” ujarnya.
Munir merupakan lulusan akademi Barcelona dan sempat tampil untuk tim utama.
Ia juga pernah membela sejumlah klub Spanyol, termasuk Valencia, Sevilla, Getafe, Las Palmas, Leganes, dan Alaves sebelum melanjutkan karier di Liga Pro Iran musim ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang