Pengembangan Teknologi Baterai Kendaraan Listrik Jadi Fondasi Baru Energi Nasional
P engembangan teknologi baterai kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi (energy storage) didorong menjadi bagian penting dalam implementasi Kebijakan Energi Nasional (KEN) guna memperkuat swasembada energi Indonesia.
Upaya tersebut disampaikan dalam Sosialisasi Perdana Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 40 Tahun 2025 tentang Kebijakan Energi Nasional yang digelar Dewan Energi Nasional (DEN) di Jakarta, Jumat 27 Februari 2026.
Kebijakan tersebut menjadi arah baru pembangunan sektor energi nasional dengan menekankan ketahanan energi, transisi menuju energi rendah emisi, serta optimalisasi sumber daya domestik melalui penguatan industri berbasis teknologi.
Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Satya Widya Yudha mengatakan implementasi kebijakan energi membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah dan pelaku industri agar kebutuhan energi nasional dapat terpenuhi seiring target pertumbuhan ekonomi nasional.
“Forum yang sangat penting bagi kita berkolaborasi. Implementasi daripada kebijakan itu adalah kerja sama antara pemangku kepentingan baik itu pemerintah, industri, dan seluruh pemangku kepentingan agar cita-cita negara kita tetap untuk mencapai kebutuhan energi yang cukup tinggi,” ujar Satya dala keterangan tertulis, dikutip Sabtu 28 Februari 2026.
Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin mengatakan pihaknya siap menjalankan peran strategis dalam mendukung implementasi Kebijakan Energi Nasional melalui pengelolaan mineral dan batu bara secara terintegrasi serta pengembangan berbagai proyek strategis oleh seluruh anggota grup.
“Melalui kegiatan sosialisasi hari ini, kami menegaskan komitmen untuk mendukung implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2025 dengan mengikuti arah implementasi Rencana Umum Energi Nasional,” kata Maroef.
Untuk mendukung swasembada energi, kata dia, pihaknya telah menjalankan pengelolaan sumber daya dan Cadangan batu bara secara optimal agar dapat terus mendukung agenda ketahanan energi jangka panjang.
Dalam agenda hilirisasi, MIND ID bersama seluruh Anggota mendukung pembentukan ekosistem industri baterai kendaraan listrik hingga energi storage yang dapat mewujudkan ekosistem industri energi terbarukan.
Mineral strategis seperti nikel, tembaga, bauksit, dan timah telah diproduksi dalam bentuk bahan baku yang sudah siap untuk diolah lebih lanjut oleh industri manufaktur.