Menhub Diminta Batasi Pemudik dengan Motor saat Lebaran 2026
Mudik menggunakan sepeda motor masih menjadi polemik. Sebab memiliki banyak risiko selama di jalan menuju kampung halaman.
Seperti contoh kelelahan yang berujung pada kecelakaan lalu lintas. Jika hal buruk tersebut sampai terjadi, maka dapat merugikan masyarakat.
Berangkat dari fakta itu, Komisi V DPR RI meminta Menteri Perhubungan (Menhub) buat mengkaji larangan mudik menggunakan kendaraan roda dua.
“Apakah mungkin tahun ini diterapkan untuk tidak diperbolehkan menggunakan sepeda motor untuk mudik Lebaran, terutama yang lintas provinsi,” ungkap Syaiful Huda, Wakil Ketua Komisi V DPR RI saat rapat kerja dengan Menhub seperti dikutip dari akun YouTube DPR RI.

Menurut Huda, jika masih ada yang mudik menggunakan sepeda motor pada Lebaran 2026 hal itu sangat berbahaya.
Apalagi sekarang kondisi jalan di Pantai Utara (Pantura) berlubang. Hal tersebut dapat membahayakan masyarakat yang ingin pulang kampung.
“Mungkin masih ada waktu, mohon untuk dikaji terkait pelarangan penggunaan sepeda motor roda dua ini untuk menjadi angkutan Lebaran,” lanjut dia.
Jika larangan tersebut bisa dijalankan pada Lebaran 2026, ia menyarankan perlu ada alternatif lain guna mengakomodir pemudik.
Semisal dengan menyediakan bus bagi masyarakat, kemudian memperbanyak program mudik gratis.
“Saya tidak tahu kebutuhannya berapa (bus), tetapi kelihatannya Pak Menteri, ini mungkin bisa dimaksimalkan untuk berkoordinasi lintas kementerian, lembaga dan sektor,” tegas Huda.
Huda pun berharap kebutuhan masyarakat yang tadinya mudik menggunakan sepeda motor bisa dikonversi buat difasilitasi pemerintah.
Dengan begitu, pemudik bisa sampai dengan selamat ke kampung halaman lalu berkumpul bersama sanak saudara pada Lebaran 2026.
Di sisi lain Dudy Purwagandhi, Menteri Perhubungan mengungkapkan bahwa mereka telah menyediakan program mudik gratis.
Bahkan sudah menyiapkan 401 bus untuk mengangkut pemudik ke 34 tujuan di sembilan provinsi saat Lebaran 2026.

Kemudian ada 50 ribu penumpang kelas ekonomi pada angkutan laut. Lalu 28.182 penumpang buat jalur kereta api di Pulau Jawa lintas utara, tengah maupun selatan.
Masyarakat pun diharapkan mau memanfaatkan fasilitas tersebut. Sehingga tidak ada lagi yang mudik Lebaran 2026 menggunakan kendaraan roda dua.
Apalagi mudik gratis tidak hanya diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan saja. Namun Pemerintah DKI Jakarta dan pihak swasta turut menggelar hal serupa.