Daihatsu Ekspor Mobil CBU 13 Persen Lebih Banyak di 2025
PT Astra Daihatsu Motor (ADM) meraih pencapaian positif pada tahun lalu. Meskipun penjualan mobil baru di Tanah Air tengah mengalami kelesuan.
Sekadar mengingatkan bahwa pasar otomotif Indonesia tengah mengalami kelesuan. Pengiriman unit ke konsumen alias retail sales pada 2025 sebesar 830 ribuan unit saja.
Meskipun pasar domestik bisa dibilang tengah lesu, namun untuk ekspor diklaim mengalami pergerakan positif.
Secara keseluruhan ekspor mobil CBU (Completely Built Up) dari Tanah Air naik sekitar 9 persen. Bahkan ADM sendiri mengklaim adanya kenaikan permintaan.

“Kami justru mengalami naik 13 persen dibandingkan tahun lalu,” ucap Sri Agung Handayani, Direktur Marketing dan Corporate Communications ADM di Jakarta beberapa waktu lalu.
Ia membeberkan bersama Toyota dan Mazda, ekspor mobil CBU pada 2025 menyentuh angka 33 persen.
Hanya saja tidak dijelaskan secara terperinci model apa saja yang dikirimkan dari dalam negeri.
Kolaborasi tiga merek tersebut di atas dikatakan sudah mengapalkan ke lebih dari 60 negara di dunia.
Adapun negara tujuannya sendiri meliputi ASEAN, Asia Selatan, Asia Timur, Timur Tengah, Afrika hingga Amerika Latin.
Lebih jauh dikatakan bahwa ADM sepanjang 2025 telah mengekspor kendaraan utuh (CBU) sebanyak 124 ribu unit.
Angka tersebut lebih baik 13 persen dibandingkan 2024 yang hanya mencapai 110 ribu unit.
Dominasi pengiriman mobil Daihatsu dikatakan menuju Filipina. Pengkapalan unit kesana mencakup 34,8 persen.
Mereka juga menyampaikan jika ada unit sebanyak 9,7 persen diekspor ke negara asal alias Jepang.
Lalu untuk pasar Meksiko sendiri diklaim mencapai 8,6 persen kendaraan diekspor ke sana.
Model kendaraan yang banyak dikirim ke luar negeri adalah SUV Low. Unit seperti Daihatsu Terios disebutkan mendominasi hingga 46 persen.
Sedangkan untuk model hatchback berada di tempat kedua yakni 20 persenan.

“Pencapaian ekspor ini mencerminkan kepercayaan pasar global, terhadap kualitas produksi Daihatsu di Indonesia,” tutur Agung.
Lebih lanjut disampaikan jika komitmen Daihatsu untuk meningkatkan daya saing. Melalui peningkatan kualitas manufaktur dan penguatan supply chain lokal.
Dengan meningkatnya ekspor, diharapkan bisa memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan industri otomotif nasional.