Tak Hanya Modal, Komunikasi Jadi Faktor Penting UMKM Naik Kelas
Peran komunikasi dalam dunia usaha kini tidak lagi sekadar menjadi pelengkap strategi bisnis, melainkan bagian inti dari pertumbuhan perusahaan. Di tengah persaingan yang semakin ketat, kemampuan membangun narasi yang kuat, kredibel, dan berdampak menjadi kunci dalam memperluas jangkauan pasar sekaligus memperkuat reputasi.
Hal ini juga relevan bagi perusahaan pembiayaan yang bergerak di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), yang membutuhkan pendekatan komunikasi berbasis pemberdayaan dan kepercayaan publik.
Bagi perusahaan yang berfokus pada penguatan ekonomi kerakyatan, komunikasi bukan hanya tentang citra, melainkan juga tentang konsistensi pesan dan dampak nyata di lapangan. Strategi komunikasi yang terencana mampu memperkuat relasi dengan nasabah, membangun kredibilitas di mata pemangku kepentingan, sekaligus mendorong ekspansi bisnis secara berkelanjutan.
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menegaskan bahwa komunikasi korporasi memiliki peran strategis dalam mendorong ekspansi dan penguatan ekonomi kerakyatan. Melalui pengelolaan komunikasi yang terintegrasi, perusahaan tidak hanya membangun narasi, tetapi juga memastikan pesan yang disampaikan selaras dengan misi sosial perusahaan.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary. Ia mengatakan, komunikasi yang dibangun perusahaan tidak berhenti pada penyampaian informasi semata, melainkan harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Bagi kami, komunikasi bukan sekadar menyampaikan pesan, melainkan menghadirkan dampak," ujarnya, sebagaimana dikutip dari siaran pers, Senin, 16 Februari 2026.
"Apa yang dikomunikasikan harus mampu dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," sambungnya.
Dalam lanskap bisnis UMKM, pendekatan komunikasi yang konsisten dan berbasis dampak dinilai mampu mempercepat proses scale up. Storytelling mengenai keberhasilan nasabah, transparansi program pembiayaan, serta pelaporan tanggung jawab sosial yang terukur menjadi fondasi untuk memperluas jejaring dan memperkuat kepercayaan publik.
Strategi ini membuka peluang kolaborasi dengan berbagai sektor, sekaligus memperkuat posisi perusahaan di tengah persaingan industri pembiayaan. Komitmen tersebut kemudian mendapat pengakuan dalam ajang PR Indonesia Awards 2026.
Pada ajang tersebut, PNM meraih tiga penghargaan. Pada kategori Insan PR, perusahaan meraih Gold Winner pada sektor Anak Usaha BUMN. Selain itu, juga memperoleh Silver Winner pada kategori Owned Media Subkategori Video Profile serta Bronze Winner pada kategori Program Komunikasi Social Responsibility (SR) Subkategori Community Based Development.
Dalam penyelenggaraan PRIA Awards 2026, tercatat sebanyak 158 karya disubmit oleh berbagai instansi dari beragam sektor, mulai dari kementerian, lembaga, BUMN, anak usaha BUMN, korporasi swasta, pemerintah daerah, BUMD, hingga sektor perguruan tinggi.