Perkuat Ekosistem Digital, Pemkab Jepara Dorong UMKM Naik Kelas
Pemerintah Kabupaten Jepara terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis rakyat melalui program UMKM Naik Kelas. Hal tersebut merupakan sebuah inisiatif strategis yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas, kemandirian, dan daya saing pelaku usaha mikro dan kecil di wilayah Jepara.
Salah satu bentuk nyata dukungan Pemkab adalah penyediaan fasilitas usaha seperti tenda yang dibagikan secara bertahap kepada para pelaku UMKM di berbagai kecamatan di Jepara. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas lapak usaha, memberikan kenyamanan bagi pedagang, serta mendorong tumbuhnya wirausaha baru di Jepara.
“Kami mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak, termasuk Mbizmarket, dalam membantu menyediakan fasilitas usaha bagi para pelaku UMKM. Tenda-tenda ini sangat bermanfaat bagi pedagang yang membutuhkan peremajaan sarana maupun warga yang baru memulai usaha. Harapannya, semakin banyak pihak swasta yang tergerak untuk ikut berkontribusi dalam memperkuat ekosistem UMKM Jepara,” ujar Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar dikutip dari keterangannya, Sabtu, 13 Desember 2025.
Sebagai bagian dari komitmen pemberdayaan UMKM dan digitalisasi pengadaan pemerintah, Mbizmarket turut berkontribusi melalui penyerahan sejumlah tenda biru kepada para pelaku UMKM di Kabupaten Jepara.
Chief Executive Officer & Co – Founder Mbizmarket, Ryn MR Hermawan, menegaskan bahwa dukungan ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat peran UMKM di ekosistem pengadaan pemerintah.
“Kami juga mendorong para pelaku UMKM untuk mendaftarkan diri sebagai penyedia di Mbizmarket, yang merupakan Lokapasar Mitra LKPP RI. Kami siap memberikan pelatihan pengadaan digital bagi UMKM Jepara agar mereka dapat naik kelas melalui ekosistem belanja pemerintah,” ujar Ryn Hermawan.
Program UMKM Naik Kelas ini secara langsung dibidani dan digerakkan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Diskopukmnakertrans) Kabupaten Jepara, sebagai institusi yang bertanggung jawab atas pengembangan dan peningkatan kapasitas pelaku UMKM di berbagai sektor.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Diskopukmnakertrans) Kabupaten Jepara, Zamroni Lestiaza mengatakan bahwa kolaborasi adalah kunci pemberdayaan UMKM saat ini. Kami telah bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk dengan Mbizmarket. Dan hingga kini, ratusan unit tenda telah terkumpul, sebagian besar sudah didistribusikan langsung ke kecamatan dan sentra usaha seperti di Mayonglor dan Batealit.
“Kami berprinsip, bantuan tidak boleh menumpuk di gudang, tetapi harus segera dimanfaatkan oleh pelaku UMKM untuk membantu perputaran ekonomi mereka." ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bagian PBJ Setda Kabupaten Jepara, Endro Wahyu Purwanto mengatakan ekosistem pengadaan yang sehat ini terbangun berkat kolaborasi lintas sektor yang solid, baik dengan mitra lokapasar Mbizmarket maupun internal pemerintahan seperti Disperindag dan Diskopukmnakertrans.
:Sinergi ini kami lakukan semata-mata untuk mempermudah akses pasar bagi ratusan penyedia yang kini telah bergabung dalam ekosistem kami," ujarnya.
Selain itu Endro juga menambahkan Berdasarkan data per November 2025, Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kabupaten Jepara mencatat adanya lonjakan aktivitas yang signifikan. Terdapat sekitar 500 penyedia yang berpartisipasi, menghasilkan sekitar 13.000 transaksi dengan akumulasi nilai mencapai Rp39,5 miliar melalui sistem lokapasar.