Waspada Infeksi, Begini Cara Membersihkan Tindik Hidung

tindik hidung, membersihkan tindik hidung, Waspada Infeksi, Begini Cara Membersihkan Tindik Hidung, Risiko menindik hidung, Berapa lama tindik hidung sembuh?, Cara membersihkan tindik hidung, Bagaimana jika muncul benjolan di area tindik?

Tindik hidung cukup populer di kalangan anak muda, mulai dari tindik hidung model stud yang minimalis sampai septum hoop yang lebih mencolok.

Meskipun tergolong aksesori, tindik hidung tidak bisa dirawat secara sembarangan karena dapat menyebabkan infeksi.

Lantas, bagaimana cara membersihkan tindik hidung? Simak penjelasan dari para ahli, dokter kulit Rachel Nazarian, MD dan Azadeh Shirazi, MD, serta ahli perhiasan Maria Tash.

Pentingnya menjaga kebersihan tindik hidung

Risiko menindik hidung

Dikuti dari Byrdie, Rabu (11/2/2026), tindik hidung sama seperti tato, yaitu luka terbuka yang memerlukan perawatan ekstra agar aman. Bahkan, risiko tindik hidung bisa lebih besar karena lokasinya berada di area wajah, tepat di antara bibir atas dan alis.

Kata dr. Nazarian, pembuluh darah di wilayah ini terhubung dengan rongga sinus, sehingga masalah yang timbul berpotensi menjadi serius. Beberapa masalah yang sering muncul akibat perawatan yang kurang tepat mencakup perdarahan, perhiasan yang mudah lepas, jaringan parut, sampai infeksi.

“Kekhawatiran terbesar setelah tindik hidung adalah meminimalkan risiko infeksi. Infeksi bisa menyebabkan jaringan parut dan bahkan mengganggu kesehatan secara keseluruhan. Dan banyak kasus infeksi membuat tindik tidak bisa dipertahankan,” jelas dia.

Agar proses penyembuhan berjalan optimal, biasakan mencuci tangan sebelum menyentuh tindik atau perhiasannya. Hindari membasahi tindik dengan air, kecuali larutan saline, samoai benar-benar sembuh.

Berapa lama tindik hidung sembuh?

tindik hidung, membersihkan tindik hidung, Waspada Infeksi, Begini Cara Membersihkan Tindik Hidung, Risiko menindik hidung, Berapa lama tindik hidung sembuh?, Cara membersihkan tindik hidung, Bagaimana jika muncul benjolan di area tindik?

Ilustrasi tindik hidung (nose piercing).

Menurut dr. Nazarian, rata-rata tindik hidung memerlukan waktu sekitar 90 hari untuk sembuh. Namun, beberapa minggu pertama adalah fase paling rentan terhadap infeksi.

Sementara itu, dr. Shirazi menambahkan bahwa waktu penyembuhan bisa berbeda pada tiap orang.

“Area hidung bervariasi pada setiap individu, dan umumnya membutuhkan waktu lebih lama dibanding area lain. Biasanya sekitar tiga sampai enam bulan, meski ada yang sembuh lebih cepat, sekitar enam minggu, tergantung ketebalan jaringan,” jelas dr. Shirazi.

Cara membersihkan tindik hidung

1. Tangan selalu dalam keadaan bersih

Langkah pertama dalam membersihkan tindik hidung adalah dengan memastikan tangan dalam keadaan bersih, sebelum menyentuh tindik. 

“Hidung merupakan area dengan jumlah bakteri yang tinggi, sehingga infeksi cukup sering terjadi. Karena itu, jangan terlalu sering menyentuh area tindik dalam dua hingga tiga minggu pertama,” ucap dr. Nazarian.

Selanjutnya adalah menggunakan larutan saline atau air garam sebagai cairan pembersih tindik hidung.

“Bersihkan area tindik dua kali sehari menggunakan larutan saline atau air garam. Cara ini membantu mencegah infeksi dengan menghambat pertumbuhan bakteri dan tergolong lembut untuk tindik baru,” jelas dr. Nazarian.

3. Jangan pakai kapas

Saat membersihkan tindik hidung, jangan menggunakan kapas karena bisa tersangkut di perhiasan. Tash menyarankan untuk mengaplikasikan tisu saline pada bagian dalam dan luar tindik.

“Setelah sekitar lima menit, bersihkan cairan atau kerak yang melunak dengan tepi tisu saline atau kain kasa,” ucap dia.

4. Bersihkan dua kali sehari

Bersihkan secara konsisten, yaitu dua kali sehari setiap hari, sampai tindik hidung benar-benar sembuh, yang mana waktunya bisa mencapai berbulan-bulan lamanya. Selama periode ini, bagian dalam dan luar lubang hidung sama-sama perlu dibersihkan.

“Usahakan tidak terlalu sering membuang ingus selama masa penyembuhan, kecuali setelah membersihkan tindik atau saat mandi,” kata Tash.

5. Jaga kebersihan perhiasan

Cuci perhiasan dengan lembut menggunakan sabun ringan setiap hari untuk menghilangkan bakteri atau kerak yang menempel.

tindik hidung, membersihkan tindik hidung, Waspada Infeksi, Begini Cara Membersihkan Tindik Hidung, Risiko menindik hidung, Berapa lama tindik hidung sembuh?, Cara membersihkan tindik hidung, Bagaimana jika muncul benjolan di area tindik?

Ilustrasi tindik hidung (nose piercing).

Bagaimana jika muncul benjolan di area tindik?

Benjolan atau piercing bump di sekitar area tindik adalah hal yang umum terjadi. Sering kali, ini disebabkan oleh kebiasaan membersihkan yang kurang tepat.

Dalam banyak kasus, benjolan ini merupakan infeksi ringan di sekitar area tindik. Kondisi ini kembali menegaskan betapa pentingnya perawatan kebersihan yang baik.

Infeksi kecil tersebut bisa dipicu oleh produk perawatan yang tidak sesuai, alat tindik yang kurang steril, atau reaksi alergi terhadap perhiasan.

Namun, benjolan juga bisa berupa keloid atau jaringan parut tebal yang menonjol dan biasanya muncul di sekitar area tusukan.

Cara terbaik untuk mencegah benjolan adalah mengikuti langkah perawatan yang dianjurkan dan membersihkan area tindik secara menyeluruh.

“Jika kamu mulai merasakan nyeri atau ketidaknyamanan yang tidak biasa di area tindik, muncul cairan berbau tidak sedap, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter," kata dr. Shirazi.

Tanda-tanda seperti nanah, kemerahan, perdarahan, atau cairan yang tidak normal, bisa mengindikasikan infeksi.

"Gejala lain yang perlu diwaspadai termasuk demam atau waktu penyembuhan yang terlalu lama, misalnya lebih dari sembilan bulan,” lanjut dia.

Gejala infeksi yang tidak selalu terlihat secara kasatmata antara lain nyeri saat disentuh, bau tidak sedap, rasa gatal yang mengganggu, nyeri berlebihan, dan demam. Jika mengalami salah satu dari kondisi tersebut, segera hubungi tenaga medis.

Menurut dr. Nazarian, kamu juga perlu segera menghubungi dokter jika kemerahan, nyeri, kerak, atau cairan dari area tindik, semakin parah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang