Kondisi Psikis Jadi Alasan Denada Tak Dampingi Ressa Sejak Bayi
Denada akhirnya menjelaskan alasan di balik keputusan paling berat dalam hidupnya yang tidak mendampingi Ressa Rizky Rosano sejak lahir. Dalam pernyataan terbuka yang disampaikannya, Denada mengungkap bahwa kondisi psikisnya saat itu menjadi faktor utama yang membuatnya tidak mampu menjalani peran sebagai ibu secara penuh.
Pengakuan tersebut disampaikan Denada secara langsung dan emosional. Ia membuka pernyataan dengan menegaskan status Ressa sebagai anak kandungnya, sekaligus menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas keputusan yang diambil di masa lalu. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
Denada.
"Saya Denada Tambunan menyatakan bahwa Resa Rosano adalah anak kandung saya. Dan saya betul-betul minta maaf kepada Resa karena Resa tidak hidup bersama saya dari mulai dia masih bayi. Saat itu kondisi psikis saya sedang tidak layak,” ujar Denada yang dikutip dari Instagramnya @denadaindonesia pada Selasa, 3 Februari 2026.
Pernyataan ini sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang selama bertahun-tahun berkembang di publik. Denada tidak mencari pembenaran, melainkan secara terbuka mengakui bahwa dirinya berada dalam kondisi mental yang belum stabil ketika Ressa lahir.
Tak hanya itu, Denada juga mengakui kesalahannya karena baru mengungkap kebenaran ini setelah waktu berlalu begitu lama. Ia menyebut keterlambatan tersebut sebagai bentuk kekhilafan dan kebodohan pribadi yang kini ia sesali.
"Saya juga ingin minta maaf kepada Resa karena baru saat ini, setelah sekian lama, baru saat ini saya memberitahukan Resa bahwa saya adalah ibu kandungnya. Itu kesalahan saya, itu kebodohan saya, itu kekhilafan saya, dan saya minta maaf,” ujarnya lagi meminta maaf.
Dalam pernyataannya, Denada menegaskan bahwa yang bisa ia lakukan saat ini hanyalah berdoa dan berharap agar Ressa mau membuka hati untuk memaafkannya. Ia juga menyadari bahwa dirinya masih harus banyak belajar untuk menjadi sosok ibu yang lebih baik.
"Saat ini saya cuma bisa berdoa dan saya hanya bisa berharap semoga Resa mau memaafkan saya dan menerima saya, ibu kandungnya, dengan segala kekurangan saya dan dengan keadaan bahwa saya masih harus banyak belajar untuk menjadi ibu yang sesuai dengan harapan anak-anak saya,” tutur Denada.
Tak hanya kepada Ressa, Denada juga menyampaikan permintaan maaf kepada keluarganya, termasuk mendiang sang ibu. Pernyataan ini menegaskan bahwa permasalahan tersebut tidak hanya berdampak pada satu pihak, tetapi juga pada lingkar keluarga terdekatnya.
"Saya juga minta maaf kepada almarhum Mama, dan saya juga minta maaf kepada semua adik-adik saya. Semoga Allah mengampuni semua dosa-dosa dan khilaf saya. Amin ya Rabbal’alamin,” tuturnya lagi.